Satu Lagi Terduga Pelaku Penembakan di Desa Semeteh Menyerahkan Diri, Polisi Masih Buru Satu DPO

Berita Daerah84 Dilihat

DetikSR.id MUSIRAWAS – Satu lagi terduga pelaku kasus penembakan yang terjadi di Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas, menyerahkan diri kepada pihak kepolisian.

Terduga pelaku bernama Reza menyerahkan diri ke Polsek Muara Lakitan pada Rabu (20/5/2026). Penyerahan tersebut dibenarkan Kapolres Musi Rawas, AKBP Agung Adhitya Prananta melalui Kapolsek Muara Lakitan, AKP Hendrawan.

“Reza sudah diserahkan keluarganya dan tadi sudah kita jemput ke rumahnya,” ujar AKP Hendrawan kepada awak media, Rabu (20/5/2026).
Dengan menyerahnya Reza, kini empat dari lima terduga pelaku penembakan telah diamankan polisi. Sebelumnya, tiga pelaku yang lebih dahulu ditangkap yakni Jhon Anthoni (62), Lagenda (27), dan Alfa Rizal (21). Sementara satu pelaku lainnya berinisial SI masih dalam pengejaran dan telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sebelumnya, Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta menjelaskan pengungkapan kasus tersebut berhasil dilakukan kurang dari 24 jam setelah kejadian berkat kerja cepat Tim Opsnal Satreskrim Polres Musi Rawas bersama Polsek Muara Lakitan.

Peristiwa penembakan itu terjadi pada Senin (18/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di rumah Sansai, Desa Semeteh. Saat kejadian, para korban yakni Edwar, Sansai, Firdaus, Boy, dan Hen sedang berkumpul dan makan siang di depan rumah.

Insiden bermula ketika Hen menghadang kendaraan tangki Crude Palm Oil (CPO) yang melintas di lokasi. Tak lama kemudian datang mobil Toyota Yaris warna oranye yang berhenti di depan truk tangki tersebut.

Dari dalam mobil, Lagenda terlihat memegang senjata api laras pendek jenis revolver, sementara SI mengacungkan senapan angin dari sisi kiri kendaraan. Di lokasi yang sama, Jhon Anthoni datang menggunakan mobil Mitsubishi Triton warna silver sambil membawa kayu dan terlibat cekcok dengan Hen.
Situasi kemudian memanas hingga terjadi aksi penembakan. Lagenda diduga melepaskan beberapa tembakan ke arah korban Sansai dan Edwar. Selain itu, Reza dan Alfa Rizal disebut ikut turun dari kendaraan, melakukan pelemparan batu, serta mengejar para korban di lokasi kejadian.

Akibat kejadian tersebut, tiga korban mengalami luka-luka. Sansai mengalami luka tembak di lengan kanan, Edwar terkena tembakan di bagian leher sebelah kanan, sedangkan Firdaus mengalami luka di kepala yang diduga akibat rekoset peluru.
Para korban sempat dibawa ke Puskesmas Muara Lakitan sebelum akhirnya dirujuk ke RS AD Bunda Lubuk Linggau untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Dari hasil penyelidikan, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Mitsubishi Triton warna silver, satu unit Toyota Yaris warna oranye, satu tongkat bisbol, satu bilah pedang, satu pucuk senapan angin, satu pucuk senjata api rakitan warna silver beserta dua butir amunisi 9 mm, serta dua proyektil peluru.

Kapolres menjelaskan, motif kejadian diduga dipicu persoalan perebutan pengurusan kendaraan tangki CPO di PT SPA, Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan. Kedua belah pihak disebut sama-sama tersinggung hingga berujung aksi kekerasan. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *