TMMD ke-128: Membangun Infrastruktur dan Ekonomi Desa

TNI / POLRI59 Dilihat

DetikSR.id KABUPATEN BOGOR – Sinergi lintas sektoral antara TNI Angkatan Darat dan Pemerintah Kabupaten Bogor kembali diperkuat melalui peluncuran program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 Tahun Anggaran 2026. Upacara pembukaan yang berlangsung khidmat pada Rabu (22/04/2026) di Lapangan Panunggangan, Desa Banyuasih, Kecamatan Cigudeg, menjadi momentum strategis percepatan pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan sosial di wilayah perdesaan.

​Mengusung tema “TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa”, program ini dirancang sebagai akselerator pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui kolaborasi intensif antara TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat.

Mewakili Pemerintah Kabupaten Bogor selaku Inspektur Upacara Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Aspemkesra) Kabupaten Bogor, Zaenal Ashari, S.Sos., M.M. menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di wilayah Kabupaten Bogor bertumpu pada semangat gotong royong seluruh elemen bangsa.

​”Pembangunan adalah tanggung jawab kolektif. TMMD ke-128 ini merupakan penegasan komitmen kita bahwa pembangunan harus dimulai dari desa. Melalui kolaborasi solid antara TNI dan masyarakat, kita optimis target pembangunan ini akan membawa dampak signifikan bagi peningkatan kesejahteraan warga, khususnya di Kecamatan Cigudeg,” ujar Zainal Azsari dalam amanatnya.

Senada dengan hal tersebut, Komandan Kodim (Dandim) 0621/Kabupaten Bogor, Letkol Inf Rizal Dwijayanto, S.E., M.I.P., menyatakan bahwa kehadiran TNI dalam program ini melampaui sekadar pembangunan fisik.

​”TMMD ke-128 adalah wujud nyata kehadiran TNI di tengah masyarakat sebagai solusi atas tantangan pembangunan perdesaan. Fokus kami komprehensif, mulai dari akses infrastruktur dasar, akses air bersih, hingga penguatan ekonomi melalui ketahanan pangan. Harapan kami, hasil program ini menjadi fondasi berkelanjutan bagi kemandirian warga Cigudeg,” tegas Letkol Inf Rizal.

​Cakupan Strategis TMMD ke-128 Program yang berlangsung selama satu bulan penuh (22 April – 20 Mei 2026) ini menyasar dua desa prioritas, yakni Desa Tegalega dan Desa Banyuasih, dengan rincian sebagai berikut:

​- Pembangunan Infrastruktur: Peningkatan kualitas jalan sepanjang 5.200 meter, renovasi 5 unit Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu), pembangunan 5 unit MCK, rehabilitasi 2 unit mushola, serta instalasi 5 titik sarana air bersih.

​- Ketahanan Pangan: Pemanfaatan lahan seluas 1 hektar di Desa Tegalega sebagai sentra budidaya jagung untuk mendukung kemandirian pangan lokal.

​- Pemberdayaan Non-Fisik: Pelayanan kesehatan gratis, donor darah, pasar murah, pelatihan pengembangan UMKM, serta penguatan posyandu dan imunisasi.

​Upacara pembukaan ini turut dihadiri oleh jajaran Forkopimda Kabupaten Bogor, perwakilan Korem 061/SK, serta para tokoh masyarakat setempat. Kehadiran berbagai elemen ini mencerminkan komitmen kuat Pemerintah Kabupaten Bogor dan TNI dalam mewujudkan percepatan pembangunan yang inklusif dan merata.

​Pemerintah Kabupaten Bogor memberikan apresiasi tinggi kepada Kodim 0621/Kabupaten Bogor atas dedikasi dalam program ini. Masyarakat pun diimbau untuk berpartisipasi aktif dalam rangkaian kegiatan, serta berkomitmen menjaga hasil pembangunan agar dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi generasi mendatang, selaras dengan prinsip Sistem Pertahanan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata).(Red)

Sumber :
Pendim 0621/Kab Bogor
Humas Fwji Korwil Bogor Raya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *