Tutup Acara Golf Tournament & UMKM Exhibition 2026 Bersama Menteri Koperasi RI, Bamsoet Dorong Perluasan Jejaring dan Pasar UMKM

Berita82 Dilihat

DetikSR.id TANGERANG – Anggota Dewan Pertimbangan Presiden sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Ketua Dewan Pembina Perkumpulan Bumi Alumni Universitas Padjadjaran (UNPAD), Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengapresiasi penyelenggaraan Golf Tournament & UMKM Exhibition 2026 yang digelar Perkumpulan Bumi Alumni (PBA).

Mengusung tema “Swing to Grow 2026”, kegiatan tersebut memadukan olahraga, perluasan jejaring bisnis, serta promosi dan pengembangan UMKM. Format kegiatan seperti ini memiliki relevansi kuat dengan kebutuhan perekonomian saat ini dimana UMKM membutuhkan akses pasar, jejaring distribusi, pembiayaan, teknologi, serta kemitraan yang mampu menghubungkan produk mereka dengan konsumen dan pelaku usaha yang lebih besar.

“Saya mengapresiasi Perkumpulan Bumi Alumni yang secara konsisten menghadirkan kegiatan yang menggabungkan olahraga, kebersamaan, jejaring profesional, dan pemberdayaan UMKM. Ini contoh bahwa sebuah kegiatan komunitas dapat dirancang menjadi sarana produktif untuk mempertemukan pelaku usaha dengan calon pembeli, distributor, investor, lembaga keuangan, maupun mitra strategis lainnya. Semangatnya adalah tumbuh bersama, sehingga manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat dan perekonomian nasional,” ujar Bamsoet saat menutup acara Golf Tournament & UMKM Exhibition 2026 bersama Menteri Koperasi RI Ferry Juliantono di Tangerang, Minggu (4/10/26).

Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menjelaskan, penguatan UMKM semakin penting karena struktur ekonomi Indonesia masih sangat membutuhkan sektor usaha yang mampu menyerap tenaga kerja secara luas. Data Kementerian UMKM mencatat jumlah UMKM mencapai lebih dari 66 juta unit usaha dan menyerap lebih dari 123 juta tenaga kerja, dengan kontribusi terhadap PDB mencapai 61 persen. Pada saat yang sama, Badan Pusat Statistik mencatat perekonomian Indonesia tumbuh 5,29 persen secara tahunan pada triwulan II-2026 dan tumbuh 5,45 persen sepanjang semester I-2026.

“Angka pertumbuhan ekonomi nasional harus diwujudkan menjadi peluang ekonomi yang dirasakan semakin luas oleh masyarakat. Di sinilah UMKM memiliki posisi strategis. Ketika UMKM mendapatkan pasar, pesanan meningkat, produksi bertambah, tenaga kerja terserap, dan pendapatan masyarakat ikut bergerak. Jadi, agenda memperkuat UMKM pada dasarnya adalah agenda memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional,” kata Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia ini menilai, penyelenggaraan kegiatan menjelang Hari Sumpah Pemuda memberikan pesan bahwa semangat persatuan dan gotong royong harus diterjemahkan dalam bentuk yang sesuai dengan kebutuhan zaman. Kolaborasi antara dunia usaha, pemerintah, lembaga keuangan, pelaku UMKM dan berbagai pemangku kepentingan dapat menjadi kekuatan penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Sumpah Pemuda harus kita maknai sebagai energi untuk bekerja bersama. Kalau dahulu para pemuda bersatu untuk membangun identitas kebangsaan, sekarang semangat yang sama harus kita gunakan untuk membangun kekuatan ekonomi nasional. Dari lapangan golf, ruang pamer UMKM dan jejaring alumni, kita bisa membuka pasar, menciptakan kemitraan, memperluas kesempatan kerja dan mendorong UMKM Indonesia menjangkau pasar yang lebih luas,” pungkas Bamsoet. (*/Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *