Wali Kota Lubuk Linggau, H.Rachmat Hidayat Tegaskan Taklim Ramadhan Masuk Jam Kerja ASN Wajib Menghadiri. Mangkir Tanpa Alasan Dievaluasi

Berita Daerah198 Dilihat

DetikSR.id LUBUKLINGGAU – Wali Kota Lubuk Linggau Rachmat Hidayat menegaskan kegiatan Taklim Ramadhan dilaksanakan setiap hari Jumat masuk jam kerja ASN , wajib untuk hadir. Tidak hadir ( mangkir ) tampa alasan yang jelas akan dievaluasi.

“ Kegiatan taklim Ramadhan ini tidak mengganggu jam kerja karena termasuk dalam agenda kedinasan selama bulan suci Ramadan,” tegas Yoppy Karim sapaan orang nomor satu di Bumi Sebiduk Semare itu saat menghadiri Taklim Ramadan di Masjid Agung As-Salam Lubuk Linggau, Jumat (20/02/2026).

Kegiatan Taklim Ramadhan ini merupakan bagian dari rutinitas kerja selama bulan Ramadan.

Dikatakan Wali Kota karena kegiatan Taklim Ramadhan ini masuk dalam jam kerja, beda dengan kegiatan safari Ramadhan dan Safari Jumat, tak harus dihadiri ASN.

Oleh sebab Wali Kota mengajak seluruh ASN menjadikan Ramadan sebagai momentum memperbaiki pola kerja, meningkatkan disiplin, serta memperkuat iman dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan publik.

Menurutnya, pembinaan rohani menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi “Linggau Juara, maju kotanya, sejahtera masyarakatnya”ujarnya.

Taklim Ramadan ini merupakan bagian dari program Jumat Juara. Khusus selama Ramadan, agenda rutin tersebut diisi dengan kegiatan keagamaan sebagai sarana pembinaan spiritual bagi ASN.

“Karena bertepatan dengan bulan Ramadan, maka kita isi dengan taklim sebagai upaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta disiplin diri “, pungkasnya.

Terpantau media terbitan Nasional Detiksuararakyat.id , kerisauan Yoppy saat melihat banyak ASN tak menghadiri kegiatan Taklim Ramadhan tersebut. “ Jadwalnya jam 08.00 Wib, tadi begitu saya datang masih sepi bahkan hingga kini masih sepi, padahal jumlah ASN di kota Lubuk Linggau ini mencapai enam ribuan”, ujarnya sembari meminta Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra, H Heri Zulianta untuk mencatat Kepala OPD yang tidak hadir. “ Bagaimana stap akan bekerja dengan baik dan disiplin, sedangkan pimpinannya bermalas-malasan “, sambung Yoppy. (Rif’at Achmad ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *