Wansari Anggota DPRD Dapil I Kota Lubuk Linggau Serap Aspirasi Gelar Reses Masa Persidangan I Tahun 2026

Berita281 Dilihat

DetikSR.id LUBUKLINGGAU – Wansari, Anggota DPRD Kota Lubuk Linggau Sumatera Selatan ( Sumsel ) dari Daerah Pemilihan (Dapil) I Kecamatan Lubuk Linggau Barat I dan Kecamatan Lubuk Linggau Barat II, melaksanakan Reses masa sidang I Tahun 2026 di kediamannya, Kelurahan Bandung Ujung Kecamatan Lubuk Linggau Barat I Kota Lubuk Linggau, Rabu(18/03/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri Camat Lubuk Linggau Barat I Silvy, Lurah Bandung Ujung Sugeng R, Ketua RT, Bhabinkamtibmas, Babinsa, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga.

Dalam kesempatan itu, Lurah Bandung Ujung, Sugeng R, mendorong masyarakat untuk aktif menyampaikan berbagai persoalan yang ada di lingkungan mereka.

“Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan momentum reses ini untuk menyampaikan keluhan, termasuk kondisi kantor lurah yang perlu perbaikan serta penanganan bencana tanah longsor yang belum ditindaklanjuti,” ujarnya.

Sementara itu, Wansari menegaskan bahwa reses merupakan amanah konstitusi yang wajib dilaksanakan oleh anggota dewan guna menyerap dan memperjuangkan aspirasi masyarakat.

“Reses ini juga menghadirkan perwakilan dari Dinas Lingkungan Hidup, Dinas PUPR, dan Dinas Perhubungan agar setiap persoalan dapat langsung didengar dan segera ditindaklanjuti,” jelasnya.

Wansari lebih dikenal dengan sapaan Awun itu menjelaskan , dalam kondisi adanya penyesuaian anggaran dari pemerintah pusat, dimana untuk Pemkot Lubuk Linggau pada tahun 2026 ini, mengalami pemotongan anggaran sebesar Rp.168 miliar. Oleh sebab itu, pihaknya akan memprioritaskan pembangunan yang bersifat mendesak dan menyentuh kebutuhan dasar masyarakat.
Pada sesi dialog, Ketua RT 04 Bandung Ujung, Toto Raharjo, menyampaikan apresiasi atas realisasi pembangunan jalan di wilayahnya, sekaligus mengusulkan pembangunan talud guna mengantisipasi potensi kerusakan lingkungan.

“Terima kasih atas pembangunan jalan yang sudah terealisasi. Ke depan, kami berharap pembangunan talud dapat dimasukkan dalam dana aspirasi karena sangat dibutuhkan masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan reses tersebut juga mengemuka usulan masyarakat antara lain pengadaan bak sampah agar setiap kelurahan , berlangsung interaktif dengan berbagai usulan warga, Air PAM sering mati dan juga kondisi drainase tak memadai, sehingga setiap hujan, terjadi banjir.

Bahkan agar usulan warga itu dapat terakomodir, warga juga diberikan kesempatan menyampaikan aspirasi secara tertulis melalui formulir yang disiapkan panitia Sekretariat DPRD Kota Lubuk Linggau. (Rif’at Achmad ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *