Wapres Gibran: Perkuat Komitmen Keberagaman lewat Pembangunan Rumah Ibadah Representatif dan Sekolah Inklusif di IKN

Nasional68 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka menyatakan dukungannya terhadap pembangunan sarana ibadah yang representatif bagi seluruh umat beragama di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN).

Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi Dewan Pimpinan Pusat Prajaniti Hindu Indonesia di Istana Wakil Presiden, Jakarta, pada (11/5/2026).

Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai usulan terkait pembangunan rumah ibadah lintas agama di IKN, termasuk pembangunan pura Hindu yang dinilai penting sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan ibu kota baru yang inklusif, harmonis, dan mencerminkan keberagaman bangsa Indonesia.

Ketua Umum Prajaniti Hindu Indonesia, KS Arsana, mengatakan Wapres memberikan perhatian besar terhadap kebutuhan spiritual masyarakat di IKN. Menurutnya, pemerintah menunjukkan komitmen agar seluruh pemeluk agama memperoleh fasilitas ibadah yang layak dan representatif.

“Bapak Wapres dengan penuh semangat dan kepedulian memperhatikan supaya pembangunan tempat ibadah semua agama, termasuk pura Hindu, dapat dibangun dengan baik di IKN,” ujar Arsana usai audiensi.

Selain membahas pembangunan tempat ibadah, Prajaniti Hindu Indonesia juga menyampaikan gagasan untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan IKN melalui sektor pendidikan.

Organisasi tersebut berencana mengembangkan sekolah inklusif berbasis kebangsaan dan lingkungan yang mengedepankan nilai-nilai toleransi, keberagaman, dan kelestarian alam.

Menurut Arsana, gagasan pembangunan sekolah berbasis alam itu mendapat sambutan positif dari Wapres. Ia menilai konsep pendidikan tersebut sejalan dengan visi pembangunan IKN sebagai kota modern yang berkelanjutan dan berorientasi pada kualitas sumber daya manusia.
“Kami berharap bisa berkontribusi dalam pembangunan IKN Nusantara dengan membangun sekolah inklusif kebangsaan berbasis alam di IKN,” tutur Arsana.

Ia menambahkan, Wapres Gibran memberikan dukungan dan semangat atas inisiatif tersebut. “Bapak Wapres dengan penuh antusias memberi semangat kepada kami,” katanya.

Dalam audiensi itu, kedua pihak juga membahas pentingnya menjaga serta mengangkat nilai-nilai budaya lokal dalam proses pembangunan daerah. Arsana menegaskan bahwa pembangunan nasional, termasuk di IKN, perlu berpijak pada kearifan budaya agar identitas bangsa tetap terjaga di tengah modernisasi.

Menurutnya, hal tersebut juga relevan bagi pembangunan di Bali yang selama ini dikenal memiliki kekayaan tradisi dan budaya Hindu yang kuat. Ia menyebut Wapres turut menyoroti pentingnya budaya sebagai fondasi pembangunan ekonomi dan sosial.
“Bapak Wakil Presiden juga menyampaikan pentingnya mengangkat kearifan budaya, khususnya dalam pembangunan Bali sebagai pusat ekonomi dunia,” ujar Arsana.

Pembangunan IKN sendiri terus diarahkan tidak hanya sebagai pusat pemerintahan baru, tetapi juga sebagai simbol persatuan nasional yang mengakomodasi keberagaman budaya, agama, dan identitas masyarakat Indonesia.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *