Warga Perum Harapan Baru Regency Keluhkan Pelayanan Air Bersih Perumda Tirta Patriot Kota Bekas Yang Kian Buruk

Berita105 Dilihat

DetikSR.id – Pelayanan Perumda Tirta Patriot belakangan ini kian buruk. Hal itu dibuktikan dari kualitas airnya yang makin hari kian rendah kualitasnya. Air yang sampai ke palanggan tampak keruh dan kadang berbau.

Selain tidak layak dikonsumsi juga cukup menggangu dari aspek kebersihan dan kesehatan warga masyarakat yang menjadi pelanggannya.

Dengan kualitas air yang rendah, ini tentu sangat merugikan pihak konsumen (pelanggan) yang telah membayar iuran kewajibannya sebagai pelanggan setiap bulannya.

Keluhan itu setidaknya dirasakan oleh sejumlah warga Perumahan Harapan Baru Regency, Kelurahan Kota Baru Bekasi Barat, Kota Bekasi, khususnya yang ada di Blok F Soka Merah.

Sebagaimana yang diungkapkan oleh dua tokoh masyarakat yang bermukim di kompleks tersebut, Edy Sastra dan Bambang Agus. Kedua tokoh masyarakat yang berdomisili di Blok F Sokamerah Perum Harapan Baru Regency RW 13 Kelurahan Kota Baru Kota Bekasi ini mengatakan, sebagai pelanggan Pam Perumda Tirta Patriot sejak lama mengeluhkan atas kualitas air Pam yang menurutnya rendah alias dibawah kualitas standar air bersih yang layak dikonsumsi.

“Ya, yang kami rasakan. air Pam Tirta Patriot selama ini masih dibawah kualitas air bersih yang layak dikonsumsi. Selain sering keruh, juga kadang berbau,” ujar Bambang Agus H didampingi Edi Sastra dan Burhan mewakili warga saat ditemui tim media (22/6/2026)

Untuk itu ketiga tokoh masyarakat ini yang juga didukung warga pelanggan lainnya di kompleks perum tersebut sangat berharap Pihak Perumda Tirta Patriot Kota Bekasi dalam hal ini Dirut Perumda Tirta Patriot untuk segera mengatasi keluhan pelanggan yang sudah sejak lama dikeluhkan ini.

Sehingga pelanggan warga masyarakat khususnya dikompleks Harapan Baru Regency ini mendapatkan kembali hak-haknya memperoleh asupan air yang bersih dan berkualitas.

“Kami berharap Dirut Perumda Tirta Patriot dan juga Walikota Bekasi bisa mendengar dan mengatasi keluhan permasalahan warga disini,” ungkap Bambang Agus, didampingi Edi Sastra dan Burhan mewakili tokoh masyarakat.

(baso susanto)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *