BPP KAPMI: Pengelolaan Danantara Harus Sejalan Dengan Nafas Ekonomi Kerakyatan Prabowo

Berita55 Dilihat

DetikSR.id JAKARTA – Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia (BPP KAPMI) berharap pengelolaan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sejalan dengan nafas dan arah kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto yang berpihak pada rakyat. Minggu, (2/8/2026)

Hal ini disampaikan Muliansyah Abdurrahman, Ketua Umum BPP KAPMI menyikapi pembentukan Danantara sebagai super holding BUMN yang mengelola aset negara senilai ribuan triliun.

“Danantara harus menjadi katalisator pertumbuhan ekonomi nasional. Pengelolaannya wajib transparan, profesional, dan membuka akses seluas-luasnya bagi UMKM serta pengusaha muda. Jangan sampai keluar dari nafas Prabowo yaitu membangun ekonomi kerakyatan dan kemandirian bangsa,” tegasnya.

Menurut Muliansyah, komitmen Presiden Prabowo dalam memberantas mafia dan menciptakan lapangan kerja harus tercermin dalam tata kelola Danantara. Lembaga ini tidak boleh menjadi eksklusif bagi konglomerat saja.

“Kami mendorong Danantara membuat skema investasi dan kemitraan khusus untuk pengusaha muda dan UMKM. Ini penting agar pertumbuhan 8% benar-benar dirasakan sampai ke akar rumput*,” ujarnya.

BPP KAPMI juga meminta Danantara menerapkan prinsip Good Corporate Governance, bebas dari intervensi politik, dan diawasi ketat agar tidak menimbulkan kebocoran baru.

“Jika dikelola dengan benar, Danantara bisa menjadi mesin baru penciptaan lapangan kerja dan penguatan ekonomi nasional. KAPMI siap bersinergi dan menjadi mitra strategis pemerintah,” pungkasnya.(Red/gd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *