Banjir Rendam Permukiman Warga RW 03 Semper Timur, Penyempitan Kali Diduga Jadi Penyebab Utama

Berita1109 Dilihat

DetikSR.id Jakarta Utara, Banjir kembali melanda permukiman warga RW 03 Kelurahan Semper Timur, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, pada Sabtu pagi (18/01/2026).

Genangan air terlihat merendam sejumlah gang dan jalan lingkungan warga, khususnya di area depan Taman Interaksi Semper Timur, dengan ketinggian air bervariasi antara 20 hingga 40 sentimeter.

Berdasarkan laporan dari Ketua RW 03, banjir terjadi akibat kali yang berada di sekitar permukiman mengalami penyempitan, sehingga tidak mampu menampung debit air hujan yang cukup tinggi sejak dini hari. Akibatnya, aliran air meluap dan mencari jalur alternatif dengan masuk ke gang-gang rumah warga.

“Kondisi kali saat ini semakin kecil dan menyempit. Saat hujan deras turun, air tidak tertampung dan akhirnya mengalir ke permukiman warga, terutama melalui gang-gang kecil,” ujar perwakilan RW 03 saat ditemui di lokasi kejadian.

Pantauan di lapangan menunjukkan, air menggenangi akses jalan warga, membuat aktivitas masyarakat terganggu. Sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat terpaksa diparkir di tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan. Beberapa warga juga terlihat membersihkan sisa lumpur dan sampah yang terbawa arus air.

Selain penyempitan kali, pendangkalan dan minimnya sistem drainase yang optimal turut memperparah kondisi banjir. Aliran air yang seharusnya mengalir lancar menuju saluran utama justru terhambat, sehingga meluber ke kawasan pemukiman padat penduduk.
Warga RW 03 mengaku kejadian banjir ini bukan yang pertama kali terjadi.

Setiap kali hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi turun, wilayah tersebut kerap mengalami genangan, khususnya di sekitar Taman Interaksi yang berada dekat dengan aliran kali.
“Kami berharap ada perhatian serius dari pemerintah terkait normalisasi kali dan perbaikan saluran air. Kalau dibiarkan terus, banjir akan selalu berulang dan merugikan warga,” keluh salah satu warga setempat.

Hingga berita ini diturunkan, tidak dilaporkan adanya korban jiwa. Namun, aktivitas warga sempat lumpuh dan beberapa rumah mengalami kemasukan air. Pihak RW 03 telah melakukan pendataan dampak banjir dan berkoordinasi dengan pihak kelurahan untuk diteruskan ke instansi terkait.

RW 03 Kelurahan Semper Timur mendesak Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara dan dinas terkait agar segera melakukan peninjauan langsung ke lokasi, melakukan normalisasi kali, pengerukan sedimen, serta penataan ulang aliran air guna mencegah banjir berulang di masa mendatang.

Red-Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *