Diduga Tak Terima Diminta Cerai, Pria di Muratara Tusuk Istri dan Adik Ipar

Berita Daerah53 Dilihat

DetikSR.id MURATARA — Seorang pria berinisial K diamankan polisi setelah diduga melakukan penusukan terhadap istrinya, Yossi Anggraini (36), dan adik iparnya, Sherly (32), di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

Peristiwa tersebut terjadi di Dusun 5, Desa Surulangun, Kecamatan Rawas Ulu, Kabupaten Muratara, Kamis (1/10/2026) sekitar pukul 18.30 WIB. Akibat kejadian itu, kedua korban mengalami luka tusuk dan harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit AR Bunda Lubuk Linggau. Keduanya juga disebut menjalani tindakan operasi akibat luka yang dialami.

Kapolres Muratara AKBP Rendy Surya Aditama melalui Kasat Reskrim Iptu Joni Jamaris mengatakan, peristiwa bermula ketika korban Yossi hendak meninggalkan rumah menuju kediaman orang tuanya. Keputusan tersebut disebut karena korban sudah tidak tahan dengan dugaan kekerasan yang kerap dilakukan pelaku.
Saat itu, Yossi meminta adiknya, Sherly, untuk mengantarkannya menggunakan sepeda motor.
Namun, ketika keduanya berada di perjalanan, pelaku diduga menghadang sepeda motor yang ditumpangi korban. Karim kemudian disebut menendang sepeda motor hingga korban dan adiknya terjatuh.

Setelah itu, pelaku diduga melakukan penusukan terhadap Sherly. Usai menyerang adik iparnya, pelaku kemudian mendatangi Yossi dan menusuk korban.
Yossi kemudian berteriak meminta pertolongan. Mendengar teriakan tersebut, pelaku diduga melarikan diri dari lokasi kejadian.
Akibat penusukan tersebut, Yossi mengalami tiga luka tusuk pada bagian belikat dan punggung.

Sementara Sherly mengalami empat luka tusuk. Salah satu tusukan disebut mengenai bagian ginjal sehingga korban harus menjalani operasi dan belum dapat berdiri akibat luka yang dialaminya. Menurut Kasat, motif dugaan penusukan tersebut dipicu kemarahan pelaku terhadap korban dan keluarganya.

” Sekitar satu bulan sebelum kejadian, Yossi disebut telah meminta cerai kepada Karim karena mengaku tidak tahan dengan perilaku pelaku yang diduga kerap melakukan kekerasan serta menggunakan narkoba jenis sabu “, pungkasnya. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *