Fauzi Amro Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, Dorong Program Sumur Bor untuk Ponpes, Targetkan 90 Unit di Lubuk Linggau, Mura-Muratara

Berita Daerah502 Dilihat

DetikSR.id LUBUKLINGGAU — Kepedulian terhadap pondok pesantren dan masyarakat kembali menjadi perhatian Anggota DPR RI, H. Fauzi Amro. Kali ini, Fauzi mendorong penguatan sarana dasar pesantren melalui program bantuan sumur bor modern di wilayah Lubuk Linggau, Musi Rawas dan Musi Rawas Utara (Muratara).

Salah satu bantuan tersebut direalisasikan di Pondok Pesantren (Ponpes) Al Haadi, Kelurahan Kayu Ara, Kecamatan Lubuk Linggau Barat I, Kota Lubuk Linggau. Sumur bor dengan kedalaman sekitar 65 meter itu kini mulai beroperasi dan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan air bersih pesantren maupun masyarakat sekitar.

Fauzi Amro mengatakan, program tersebut berawal dari hasil penjaringan aspirasi saat dirinya melaksanakan reses di Kota Lubuk Linggau pada Februari 2026. Saat itu, ia menghimpun aspirasi dari sekitar 26 pondok pesantren.
“Saya di bulan Februari waktu reses di Kota Lubuk Linggau mengumpulkan kurang lebih 26 seluruh pondok pesantren,” kata Fauzi saat mengecek langsung pengoperasian sumur bor modern di Ponpes Al Haadi, Rabu (12/8/2026).

Menurut Fauzi, bantuan tersebut bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi bagian dari upaya memperjuangkan kebutuhan dasar masyarakat melalui jalur politik dan kelembagaan di DPR RI.

Ia menegaskan, kebutuhan air bersih di lingkungan pesantren tidak boleh dipandang sebelah mata. Sebab, pesantren merupakan tempat pendidikan sekaligus pembinaan generasi muda.
“Pokoknya di Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara seluruh Ponpes baik yang teregister maupun yang belum teregister, itu dapat sumur bor modern,” tegasnya.

Fauzi bahkan memasang target pembangunan sumur bor secara bertahap. Tahun ini ditargetkan sekitar 20 unit, kemudian meningkat menjadi sekitar 30 unit pada tahun berikutnya, dan berpotensi mencapai 40 unit pada tahun berikutnya.

Dengan demikian, apabila target tersebut terealisasi, program itu berpotensi menghadirkan sekitar 90 sumur bor modern bagi pondok pesantren di tiga wilayah tersebut.
“Insya Allah tahun ini lima sampai tahun 2029 seluruh Ponpes yang ada di Kota Lubuklinggau, Musi Rawas dan Muratara mudah-mudahan dapat sumur bor modern semua,” ujarnya.

Bukan Sekadar Bantuan, Air Harus Dirasakan Masyarakat
Fauzi menekankan, keberadaan sumur bor tersebut tidak boleh hanya dinikmati oleh lingkungan pesantren. Ia meminta pihak Ponpes Al Haadi juga membuka akses pemanfaatan air bagi masyarakat sekitar.

“Saya berpesan, tidak hanya pondok ini yang memakainya, tapi juga masyarakat sekitar. Semakin banyak air itu keluar, yakinlah seperti air zam-zam, dia akan memberkahi seluruh masyarakat yang ada di sekitar ini,” ungkapnya.
Ia berharap program tersebut menjadi bentuk nyata keberpihakan terhadap pesantren sekaligus memperkuat hubungan antara wakil rakyat dengan masyarakat di daerah pemilihannya.

Politisi partai Nasional Demokrat ini , juga menginginkan fasilitas air bersih dapat meningkatkan kualitas kesehatan para santri, ustaz dan pengelola pesantren.
“Kalau itu terjaga, insya Allah santri akan sehat, makanan juga akan sehat dan ustaz akan sehat semuanya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Ponpes Al Haadi, Rudi, menyampaikan apresiasi atas bantuan tersebut. Menurutnya, keberadaan sumur bor modern sangat membantu aktivitas pesantren dan masyarakat sekitar.
“Ini sangat bermanfaat buat pesantren dan masyarakat sekitar. Mudah-mudahan apa yang diperbuat Fauzi dapat barokah dari Allah,” pungkasnya. ( Rif’at Achmad ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *