Kapolres Musi Rawas Perkuat Pencegahan Karhutla, Personel Siaga dan Patroli Ditingkatkan

Berita Daerah47 Dilihat

DetikSR.id MUSIRAWAS — Memasuki musim kemarau yang meningkatkan potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Musi Rawas memperkuat langkah pencegahan dan penanganan dini di wilayah hukumnya.

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta, SH, SIK, MH, meminta seluruh jajaran, pemerintah daerah hingga masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta bersama-sama melakukan pencegahan terhadap potensi kebakaran.
Sebagai langkah antisipasi, Polres Musi Rawas menyiagakan personel Siaga On Call (SOC) yang melaksanakan patroli secara berkesinambungan, khususnya pada pagi hingga sore hari. Selain itu, personel di Command Center Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) juga melakukan pemantauan titik panas (hotspot) secara rutin.

“Kami mengharapkan kerja sama aparatur pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat untuk mencegah serta merespons dengan cepat apabila terjadi Karhutla. Terutama di wilayah pinggir jalan, karena saat ini kejadian kebakaran banyak menyasar area tersebut,” tegas Kapolres Musi Rawas, Minggu (23/8/2026).

Kapolres juga mengapresiasi peran aktif pemerintah desa, kecamatan, dan masyarakat yang turut membantu melakukan pemadaman secara cepat. Salah satunya dilakukan masyarakat dan tim terkait di Desa Muara Rengas serta sejumlah desa lainnya, sehingga api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas.
Upaya pencegahan juga terus dilakukan jajaran Polsek dan personel Bhabinkamtibmas. Melalui kegiatan sosialisasi dan koordinasi bersama Forkopimcam serta pemerintah desa, personel di lapangan diminta segera bergerak apabila ditemukan titik api maupun indikasi terjadinya Karhutla.

“Saya juga meminta kepada masyarakat apabila melihat adanya kebakaran agar segera berkoordinasi dan bersama-sama melakukan upaya pemadaman dengan tetap memperhatikan keselamatan. Jangan sampai api dibiarkan hingga meluas dan sulit dikendalikan,” ujarnya.

Kapolres mengingatkan masyarakat, khususnya pengguna kendaraan dan warga yang hendak menuju kebun, agar tidak membuang puntung rokok sembarangan. Hal tersebut dinilai dapat menjadi salah satu pemicu kebakaran, terutama dalam kondisi lahan yang kering.
“Kepedulian kita bersama sangat penting untuk mencegah terjadinya kebakaran. Mari kita bersama-sama menjaga lingkungan dan menciptakan udara yang bersih bagi kelangsungan hidup masyarakat,” pungkasnya. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *