Kapolri Perkuat Ketahanan Pangan Nasional Melalui Inovasi Energi dan Teknologi Pertanian Modern Untuk Tingkatkan Produktivitas

Berita60 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Kapolri Listyo Sigit Prabowo membeberkan sejumlah inovasi yang dikembangkan Polri untuk mendukung peningkatan produktivitas pertanian nasional sekaligus memperkuat ketahanan pangan. Inovasi tersebut mencakup pemanfaatan limbah pertanian menjadi energi alternatif hingga pengembangan teknologi pertanian modern.

Hal itu disampaikan Kapolri saat memberikan laporan di hadapan Presiden Prabowo Subianto dalam kegiatan panen raya jagung serentak kuartal II, groundbreaking pembangunan 10 gudang ketahanan pangan Polri, serta peluncuran operasional 166 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Pada (16/5/2026).

Dalam keterangannya di Jakarta, Kapolri menjelaskan bahwa Polri turut menggandeng pelaku UMKM lokal untuk mengembangkan pemanfaatan hasil samping pertanian agar memiliki nilai ekonomi lebih tinggi. Salah satu inovasi yang dikembangkan ialah briket berbahan tongkol jagung bernama Miracle Carbon.

Menurut Sigit, produk tersebut dapat dimanfaatkan sebagai sumber energi alternatif untuk kebutuhan rumah tangga maupun sektor usaha kecil.
“Sebagai energi alternatif untuk keperluan rumah tangga, pendukung UMKM, penghangat kandang ayam, serta pengganti kayu bakar,” ujar Sigit dalam keterangannya di Jakarta.

Selain pemanfaatan limbah pertanian, Polri juga mengembangkan pupuk Presisi berbasis batu bara guna meningkatkan kualitas tanah pertanian. Pupuk tersebut disebut mampu menaikkan tingkat pH tanah hingga satu sampai dua tingkat sekaligus membantu memulihkan unsur hara.
“Sekaligus merestorasi unsur hara, sehingga dapat menyuburkan tanah dan menyehatkan tanaman,” katanya.

Kapolri menuturkan, inovasi pupuk Presisi itu telah diterapkan pada lahan pertanian jagung di Provinsi Jawa Barat dan Papua. Program tersebut diharapkan dapat membantu petani meningkatkan produktivitas panen di wilayah dengan tingkat kesuburan tanah yang rendah.
Lebih lanjut, Sigit mengungkapkan bahwa Polri juga mengembangkan berbagai teknologi penunjang sektor pertanian modern. Beberapa di antaranya meliputi vertical dryer, mobil pemipil jagung, soil tester, pompa tenaga surya, Atmosphere Water Generator, hingga Mobile Rotary Dryer.

Berbagai perangkat tersebut dirancang untuk membantu petani dalam proses produksi dan pascapanen agar lebih efisien dan hemat biaya. Salah satu teknologi yang menjadi perhatian ialah Mobile Rotary Dryer yang dapat digunakan untuk mengeringkan jagung secara merata dan higienis langsung di lokasi panen.
“Yang bermanfaat untuk mengeringkan jagung secara merata dan lebih bersih tanpa harus membawa hasil panen ke gudang,” tutur Sigit.

Melalui berbagai inovasi tersebut, Polri menegaskan komitmennya untuk mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus mendorong modernisasi sektor pertanian di berbagai daerah Indonesia.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *