Kontroversi Proyek Hiasan Bambu di SMAN 1 Cikampek: Transparansi Anggaran Dipertanyakan

Berita213 Dilihat

DETIKSR. ID KARAWANG -Pelaksanaan poyek pembangunan hiasan bambu di SMAN 1 Cikampek menuai pro kontra dan menjadi sorotan masyarakat.

Salah satunya dari LSM Kompak Karawang yang turut angkat suara adanya proyek pembangunan hiasan bambu di SMAN 1 Cikampek.

Humas LSM Kompak Karawang, Yoga Pratama mengatakan, pihaknya mengapresiasi adanya pembangunan hiasan bambu di jalan depan SMAN 1 Cikampek, kami menilai adanya pembangunan hiasan bambu tersebut sangat positif, mengangkat budaya kearifan lokal dan juga penuh estetik seni yang menarik, membuat pemandangan di Sekolah semakin indah serta sejalan dengan instruksi Gubernur Jawa Barat untuk mengutamakan seni budaya Sunda.

“Namun di sisi lain, rencana pembangunan yang positif tersebut harus sering dengan prosesnya yang baik dan transparan terutama sumber anggaran yang digunakan untuk proyek pembangunan tersebut. Pihaknya menilai dengan tidak adanya papan informasi proyek di lokasi pembangunan hiasan bambu mengundang pertanyaan besar dari masyarakat. Dari mana sumber anggaran yang digunakan proyek tersebut, siapa vendor pelaksana proyek dan Rancangan Anggaran Biaya (RAB) induknya berasal dari mana dan dasar hukum penentuan satuan harganya seperti apa. Berdasarkan hal tersebut, kami menduga adanya dugaan proyek anggaran fiktif terkait sumber penggunaan anggaran di pembangunan hiasan bambu di SMAN 2 Cikampek,” tegasnya.

Di katakan Yoga, pihak SMAN 2 harus segera memberikan penjelasan yang transparan ke masyarakat, karena berdasarkan UU Keterbukaan Informasi Publik (KIP) masyarakat wajib mengetahui hal hal yang menggunakan keuangan Negara,” tuturnya, Kamis (12/3/2026)

Yoga menegaskan, dalam waktu dekat, akan segera melaporkan adanya dugaan penggunaan anggaran fiktif proyek hiasan bambu di SMAN 1 Cikampek ke Kejaksaan Negeri Karawang, dan mendesak pihak Kesegera sidak dan melakukan pemeriksaan yang mendetail terkait adanya proyek hiasan bambu di SMAN 1 Cikampek, dan hasilnya disampaikan ke masyarakat agar terciptanya transparansi sumber penggunaan anggaran pad proyek pembangunan hiasan. Bambu tersebut,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *