Langkah Jemput Bola Pemdes Rumpin: Bedah Cetak Biru 2027 dan Segarkan Kepengurusan BPD Baru

Berita Daerah95 Dilihat

DetikSR.id | Bogor – Pemerintah Desa Rumpin, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, baru saja menorehkan langkah strategis yang masif demi kemajuan wilayahnya. Melalui Musyawarah Desa (Musdes) yang digelar secara khidmat namun penuh semangat kebersamaan, Desa Rumpin resmi membedah cetak biru pembangunan infrastruktur untuk periode anggaran 2027.

Dalam acara Musdes Turut dihadiri oleh BPD Desa Rumpin, Kepala Desa Rumpin Beserta Perangkat, Perwakilan Kecamatan, Perwakilan Puskesmas, Babinsa, Babinkamtibmas, Tokoh Masyarakat, Tokoh Pemuda dan Masyarakat Desa Rumpin.

Tidak hanya berfokus pada fisik wilayah, forum krusial ini juga meresmikan pembentukan panitia Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang baru, untuknpriode 2027-20235. serta melahirkan komitmen total dalam Rembuk Stunting guna menekan angka prevalensi stunting hingga ke titik nol.

Langkah jemput bola ini membuktikan bahwa Desa Rumpin tidak sekadar merencanakan esok hari, tetapi sedang membangun fondasi masa depan yang kokoh, sehat, dan berdaya saing tinggi.

Dalam sesi perencanaan pembangunan desa tahun 2027, aspirasi masyarakat menjadi bintang penunjuk arah. Musdes ini menjadi wadah partisipatif di mana para tokoh masyarakat, ketua RT/RW, PKK, hingga pemuda duduk bersama merumuskan skala prioritas pembangunan.

Fokus utama diarahkan pada pemerataan infrastruktur penunjang ekonomi, perbaikan akses jalan lingkungan, serta optimalisasi fasilitas publik yang langsung menyentuh hajat hidup orang banyak.

Pemerintah Desa Rumpin berkomitmen agar setiap rupiah dana pembangunan benar-benar tepat sasaran dan memberikan multiplier effect bagi peningkatan kesejahteraan warga.

Kemudi pengawasan dan legislasi di tingkat desa turut mengalami penyegaran. Agenda Musdes kali ini juga sukses menetapkan susunan panitia pemilihan BPD Desa Rumpin yang baru.

Proses pembentukan panitia ini berlangsung transparan dan demokratis, mencerminkan semangat gotong royong warga Rumpin. Kehadiran panitia baru ini diharapkan mampu menjaring figur-figur inspiratif yang siap bersinergi dengan pemerintah desa, mengawal aspirasi rakyat, serta menjaga transparansi kebijakan publik di Desa Rumpin untuk periode mendatang.

Puncak esensial dari Musdes kali ini ditandai dengan digelarnya “Rembuk Stunting Tingkat Desa”. Isu pencegahan dan penurunan angka stunting diletakkan sebagai prioritas mutlak yang mendesak.

Kepala Desa Rumpin bersama jajaran tenaga kesehatan, kader Posyandu, dan tokoh masyarakat sepakat bahwa kualitas sumber daya manusia dimulai dari pencegahan stunting sejak dalam kandungan. Melalui Rembuk Stunting ini, dirumuskan langkah taktis konkret.

Mulai dari, optimalisasi edukasi gizi bagi ibu hamil dan calon pengantin. Peningkatan layanan posyandu yang holistik. Pemberian makanan tambahan (PMT) berbasis pangan lokal yang kaya nutrisi bagi balita berisiko.

“Pembangunan fisik tidak akan ada artinya jika generasi penerus kita tidak tumbuh sehat, cerdas, dan kuat. Stunting adalah musuh bersama yang harus kita basmi bersama dari bumi Rumpin,” tegas kepala Desa Robi Setiawan kepada awakedia. Rabu, (14/10/2026).

Rangkaian Musdes Desa Rumpin ini berhasil memadukan tiga pilar penting pembangunan secara simultan: infrastruktur yang handal, tata kelola pemerintahan yang aspiratif melalui BPD, serta investasi sumber daya manusia yang sehat bebas stunting.

Dengan sinergi yang solid antara pemerintah desa, BPD, lembaga kemasyarakatan, dan seluruh warga, Desa Rumpin kini berdiri tegak menatap masa depan siap menjadi desa yang maju, mandiri, dan bermartabat. (*/Red-Rhidayat).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *