Lima Eks Menko Masuk Wantimpres Era Prabowo, Pratikno Jadi Ketua, Hatta Rajasa Wakil Ketua

Berita94 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Presiden Prabowo Subianto melantik anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) periode terbaru di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada (2/10/2026).

Komposisi Wantimpres era Prabowo kali ini diisi sejumlah tokoh berpengalaman, termasuk lima mantan menteri koordinator (Menko) yang pernah menduduki posisi strategis di pemerintahan.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto. Prosesi diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, sebelum dilanjutkan dengan pembacaan keputusan presiden mengenai pengangkatan anggota Wantimpres.

Dalam susunan terbaru tersebut, mantan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno ditunjuk sebagai Ketua Wantimpres sekaligus anggota.

Sementara itu, mantan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa dipercaya sebagai Wakil Ketua Wantimpres merangkap anggota.

Selain Pratikno dan Hatta Rajasa, tiga mantan Menko lainnya yang dilantik sebagai anggota Wantimpres adalah mantan Menko Polhukam Budi Gunawan, mantan Menko Polsoskam Agum Gumelar, serta mantan Menko Bidang Perekonomian Chairul Tanjung.

Dengan demikian, lima mantan Menko dari berbagai periode pemerintahan kini berada dalam lingkaran penasihat Presiden Prabowo. Kehadiran mereka membawa pengalaman panjang dalam pemerintahan, politik, keamanan, ekonomi, hingga pengelolaan kebijakan strategis nasional.

Secara keseluruhan, terdapat 23 anggota Wantimpres yang dilantik dalam prosesi tersebut, termasuk ketua dan wakil ketua. Mereka kemudian mengikuti pengucapan sumpah jabatan yang dipandu langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Para anggota Wantimpres mengucapkan sumpah jabatan sesuai dengan agama dan keyakinan masing-masing.

“Bahwa saya, akan setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi dharma bakti saya kepada bangsa dan negara. Bahwa saya, dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya dengan penuh rasa tanggung jawab,” demikian sumpah jabatan yang diucapkan para anggota Wantimpres dengan dipandu Presiden Prabowo.

Pelantikan tersebut menandai terbentuknya struktur Wantimpres baru di bawah pemerintahan Prabowo. Dengan masuknya sejumlah tokoh senior dan mantan pejabat tinggi negara, lembaga ini akan menjadi salah satu kanal bagi Presiden untuk memperoleh pertimbangan dan masukan dalam menjalankan pemerintahan.

Komposisi tersebut juga memperlihatkan kuatnya unsur pengalaman pemerintahan dalam Wantimpres.

Lima mantan Menko yang kini menjadi penasihat Presiden memiliki rekam pengalaman pada bidang yang berbeda, mulai dari koordinasi kebijakan ekonomi, pembangunan manusia, politik dan keamanan, hingga pertahanan serta pemerintahan.

Kehadiran para tokoh senior tersebut membuat Wantimpres era Prabowo memiliki spektrum pengalaman yang luas. Mereka diharapkan dapat memberikan pandangan strategis kepada Presiden dalam menghadapi berbagai persoalan nasional, terutama terkait dinamika ekonomi, politik, keamanan, serta tantangan pembangunan.

Pelantikan 23 anggota Wantimpres sekaligus mempertegas posisi lembaga tersebut sebagai bagian dari arsitektur kelembagaan pemerintahan Presiden Prabowo.

Peran Wantimpres sendiri berkaitan dengan pemberian nasihat dan pertimbangan kepada Presiden dalam menjalankan tugas-tugas pemerintahan negara.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *