Mayoritas Warga Dukung CFD Rasuna Said Berlanjut, Pramono Siap Resmikan Saat HUT Jakarta, Dinilai Jadi Ruang Publik Baru Yang Inklusif

Berita80 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meninjau langsung pelaksanaan uji coba Car Free Day (CFD) Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta, pada (7/6/2026).

Dalam kegiatan tersebut, Pramono didampingi oleh Cinta Laura yang turut mengampanyekan gerakan peduli lingkungan dan pemilahan sampah.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk mendengar secara langsung aspirasi masyarakat terkait pelaksanaan CFD Rasuna Said yang saat ini masih berada dalam tahap uji coba.

Berdasarkan hasil dialog dengan warga yang hadir, mayoritas masyarakat menyambut positif keberadaan CFD di kawasan pusat bisnis Jakarta Selatan tersebut dan berharap kegiatan itu dapat terus dilaksanakan secara rutin.

Menurut Pramono, lebih dari 95 persen warga yang ditemuinya mendukung agar CFD Rasuna Said tidak hanya menjadi program sementara, tetapi ditetapkan sebagai agenda tetap Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Saya secara khusus ingin mendengarkan masukan, saran, dan pendapat dari masyarakat yang datang ke Car Free Day. Sebagian besar, hampir 95 hingga 96 persen lebih, mengharapkan Car Free Day ini menjadi kegiatan yang berkelanjutan dan terus-menerus,” ujar Pramono.

Meski mendapatkan dukungan yang sangat besar, Pramono mengakui masih terdapat sejumlah masukan dari sebagian kecil masyarakat terkait penyempurnaan pelaksanaan CFD, terutama menyangkut pengaturan teknis dan kenyamanan pengguna jalan.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan mengevaluasi seluruh masukan tersebut sebagai bahan penyempurnaan sebelum program diresmikan secara permanen.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana meresmikan CFD Rasuna Said pada 22 Juni 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-499 Kota Jakarta. Peresmian tersebut diharapkan menjadi salah satu langkah nyata dalam memperluas ruang publik yang sehat, ramah lingkungan, dan inklusif bagi masyarakat.

Pramono menilai keberadaan CFD di kawasan Rasuna Said memiliki potensi besar sebagai ruang interaksi sosial, olahraga, rekreasi keluarga, hingga wadah edukasi publik yang dapat dimanfaatkan oleh berbagai kalangan.

Berbeda dengan CFD di kawasan Sudirman–Thamrin yang berlangsung mulai pukul 05.30 WIB hingga 10.00 WIB, CFD Rasuna Said hanya digelar hingga pukul 09.00 WIB. Kebijakan tersebut diambil setelah mempertimbangkan berbagai masukan dari masyarakat sekitar.

Menurut Pramono, sejumlah lokasi di kawasan Rasuna Said digunakan untuk kegiatan ibadah yang umumnya dimulai sekitar pukul 10.00 WIB setiap hari Minggu.

Oleh karena itu, pelaksanaan CFD disesuaikan agar tidak mengganggu aktivitas keagamaan warga.
“Karena memang ada masukan bahwa beberapa tempat di kawasan ini digunakan untuk beribadah dan biasanya mulai jam 10 pagi,” jelasnya.

Selain menjadi ruang aktivitas masyarakat, CFD Rasuna Said juga dimanfaatkan sebagai sarana edukasi lingkungan.

Dalam kesempatan tersebut, Cinta Laura yang dipercaya sebagai Duta Pilah Sampah Jakarta mengajak masyarakat untuk mulai membiasakan pemilahan sampah sejak dari rumah.

Pramono menegaskan bahwa gerakan pilah sampah harus menjadi budaya baru warga Jakarta dan tidak hanya dilakukan karena adanya regulasi pemerintah, termasuk Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang pengelolaan sampah.
“Saya ingin gerakan pilah sampah ini bukan menjadi gerakan musiman karena adanya Instruksi Gubernur, tetapi menjadi gerakan kebersamaan yang tumbuh di seluruh lapisan masyarakat Jakarta,” tegasnya.

Kehadiran CFD Rasuna Said dinilai menjadi alternatif ruang publik baru di Jakarta yang dapat mendukung gaya hidup sehat sekaligus memperkuat kesadaran lingkungan masyarakat.

Tingginya antusiasme warga selama masa uji coba menunjukkan bahwa kebutuhan akan ruang terbuka yang aman dan nyaman semakin besar di tengah padatnya aktivitas perkotaan.

Dengan dukungan mayoritas masyarakat dan rencana peresmian pada perayaan HUT ke-499 Jakarta, CFD Rasuna Said diproyeksikan menjadi salah satu ikon baru ruang publik ibu kota yang tidak hanya mendorong aktivitas olahraga dan rekreasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi lingkungan dan penguatan kebersamaan warga Jakarta.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *