Menhan Sjafrie dan Dubes Yordania Perkuat Hubungan Pertahanan Bilateral dan Pendidikan Militer Dukung Profesionalisme Prajurit TNI

Berita163 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Menteri Pertahanan (Menhan) Sjafrie Sjamsoeddin menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Yordania untuk Indonesia H.E. Sudqi Al Omoush di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, pada (8/5/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan persahabatan sekaligus memperkuat kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Kerajaan Yordania.
Dalam pertemuan itu, kedua pihak membahas berbagai agenda strategis di sektor pertahanan, mulai dari pendidikan militer, kerja sama antarmatra, hingga peluang peningkatan kapasitas sumber daya pertahanan kedua negara.

Pembahasan tersebut dinilai penting untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus meningkatkan profesionalisme prajurit melalui kerja sama yang konkret dan berkelanjutan.
“Saya menerima kunjungan Duta Besar Kerajaan Yordania untuk Indonesia bersama Defence Attache Yordania dalam rangka memperkuat hubungan persahabatan dan kerja sama pertahanan antara Indonesia dan Kerajaan Yordania,” ujar Sjafrie dalam keterangannya di Jakarta, pada (8/5/2026).

Menurut Sjafrie, Pemerintah Indonesia menyambut positif komitmen Kerajaan Yordania dalam mendukung peningkatan kapasitas dan profesionalisme prajurit TNI melalui berbagai bentuk kolaborasi yang saling menguntungkan.

“Dalam pertemuan ini, kami membahas sejumlah agenda kerja sama pertahanan, seperti pendidikan militer, kerja sama antarmatra, serta peluang peningkatan kapasitas sumber daya pertahanan kedua negara. Indonesia menyambut baik komitmen Yordania untuk terus mendukung peningkatan profesionalisme prajurit TNI melalui kerja sama yang konkret dan saling bermanfaat,” lanjutnya.

Pada kesempatan tersebut, Menhan Sjafrie turut didampingi Inspektur Jenderal Kementerian Pertahanan (Irjen Kemhan), Kepala Badan Sarana Pertahanan (Kabaloghan) Kemhan, serta Mayjen TNI Bagus Suryadi Tayo.

Sementara itu, Dubes Yordania hadir bersama Defence Attache Yordania.
Pertemuan ini mencerminkan komitmen Indonesia dalam memperluas jaringan kerja sama pertahanan dengan negara-negara sahabat, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Selain memperkuat hubungan bilateral, kerja sama tersebut juga diharapkan mampu mendorong pengembangan kapasitas personel pertahanan, pertukaran pengalaman militer, serta peningkatan stabilitas dan keamanan regional.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *