Menkeu Purbaya: Kopdes Merah Putih Dipastikan Untung, Asal Dikelola Bersih dan Bebas Korupsi

Berita79 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan optimistis program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih akan menghasilkan keuntungan dan menjadi motor penggerak ekonomi desa.

Menurutnya, peluang keuntungan tersebut sangat besar selama pengelolaannya dilakukan secara profesional, transparan, dan bebas dari praktik korupsi.

Purbaya menjelaskan, pemerintah telah mengambil keputusan strategis dalam rapat kabinet bahwa seluruh barang yang memperoleh subsidi dari pemerintah ke depan akan disalurkan secara resmi melalui jaringan Kopdes Merah Putih.

Kebijakan ini diyakini akan memberikan kepastian usaha bagi koperasi sekaligus memperkuat distribusi barang bersubsidi agar lebih tepat sasaran.

“Kemarin diputuskan di rapat kabinet bahwa semua barang-barang yang bersubsidi akan disalurkan lewat Kopdes Merah Putih dan tidak diperjualbelikan di luar itu. Jadi harusnya dari situ saja Kopdes Merah Putih sudah pasti untung, asal nggak dikorupsi lah, harusnya sih aman,” ujar Purbaya, pada (16/7/2026).

Menurut Purbaya, penyaluran barang bersubsidi melalui satu jalur resmi akan meningkatkan aktivitas ekonomi koperasi di desa. Selain memperoleh pendapatan dari distribusi barang, koperasi juga diharapkan menjadi pusat pelayanan ekonomi masyarakat yang mampu memperkuat kemandirian desa.

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa seluruh barang subsidi pemerintah wajib disalurkan melalui Kopdes Merah Putih.

Kebijakan tersebut diambil untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima oleh masyarakat yang berhak serta mencegah praktik penyelewengan maupun perdagangan barang subsidi.

“Sudah saya ambil keputusan, semua barang subsidi harus disalurkan kepada rakyat melalui Kopdes Merah Putih. Harus, saya katakan ini harus. Barang subsidi rakyat tidak boleh diperdagangkan supaya yang membutuhkan, dialah yang menerima,” kata Prabowo saat memberikan pidato pada Puncak Perayaan Hari Koperasi Nasional ke-79 Tahun 2026 di Indonesia Arena, Gelora Bung Karno, Jakarta.

Presiden juga mengungkapkan bahwa Kopdes Merah Putih tidak hanya berfungsi sebagai tempat penyaluran barang subsidi, tetapi akan dikembangkan menjadi pusat pelayanan ekonomi desa yang terintegrasi.

Di dalamnya akan tersedia berbagai layanan, mulai dari kantor koperasi, toko sembako, unit simpan pinjam, apotek desa, hingga fasilitas logistik.

Selain itu, pemerintah akan membangun gudang penyimpanan dan cold storage di desa agar hasil pertanian, perikanan, dan peternakan dapat disimpan lebih lama sehingga mengurangi kerugian akibat hasil panen yang cepat rusak.

“Kita akan buka apotek di desa, obat-obatnya obat generik yang harganya jauh lebih murah dari apotek di kota. Akan ada logistik desa, akan ada gudang, akan ada cold storage supaya hasil-hasil petani tidak akan rusak dan berbagai layanan ekonomi lainnya,” ujar Prabowo.

Pemerintah memproyeksikan keberadaan Kopdes Merah Putih akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Perputaran uang di desa diperkirakan mencapai Rp223 triliun per tahun, sehingga aktivitas ekonomi tidak lagi terpusat di perkotaan.

Di sisi lain, pendapatan petani, peternak, dan nelayan diproyeksikan meningkat hingga Rp202 triliun melalui sistem distribusi dan pemasaran yang lebih efisien.

“Kita proyeksikan KDKMP bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat. Sebesar Rp223 triliun tiap tahun akan beredar di desa-desa, tidak keluar, akan beredar di desa-desa. Nanti akan ada pendapatan produsen yang juga meningkat sebesar Rp202 triliun di petani, peternak, dan nelayan,” pungkas Prabowo.

Program Kopdes Merah Putih menjadi salah satu program prioritas pemerintah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa.

Keberhasilan program ini dinilai tidak hanya bergantung pada dukungan kebijakan pemerintah, tetapi juga pada tata kelola koperasi yang bersih, akuntabel, serta pengawasan yang ketat agar terhindar dari praktik korupsi dan penyalahgunaan wewenang.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *