DetikSR.id Kupang, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menunjukkan dukungan nyata terhadap penguatan ekonomi kerakyatan dengan resmi bergabung sebagai anggota Koperasi Kelurahan Merah Putih (KKMP) di Kelurahan Manulai 2, Kecamatan Alak, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada (25/4/2026).
Kehadiran Menteri Ferry di koperasi dampingan KSP Tanaoba Lais Manekat (TLM) Indonesia tersebut disambut antusias oleh para pengurus dan anggota koperasi. Momen istimewa terjadi saat Ketua KKMP Manulai 2, Polce, mengundang langsung Ferry untuk menjadi anggota kehormatan koperasi.
Tanpa ragu, Ferry menyatakan kesediaannya untuk bergabung dan langsung memberikan komitmen simpanan pokok sebesar Rp50 juta. Pernyataan tersebut sontak disambut tepuk tangan meriah dari para anggota yang hadir.
“Saya bersedia menjadi anggota koperasi ini dan akan bergabung dengan simpanan pokok Rp50 juta,” ujar Ferry.
Langkah Menteri Koperasi tersebut dinilai sebagai bentuk teladan nyata bagi masyarakat dalam mendukung gerakan koperasi sebagai fondasi ekonomi rakyat.
Ferry menegaskan bahwa keikutsertaannya bukan sekadar simbolis atau seremonial semata, melainkan untuk memberikan motivasi dan semangat kepada pengurus serta anggota koperasi agar terus berkembang.
Ia optimistis dalam waktu satu tahun ke depan, KKMP Manulai 2 akan mengalami kemajuan pesat melalui sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, serta pendampingan profesional dari KSP TLM Indonesia.
Menurut Ferry, koperasi merupakan instrumen penting dalam membuka akses permodalan bagi masyarakat kecil, pelaku UMKM, serta warga yang ingin meningkatkan taraf ekonomi keluarga.
“Pemerintah telah menyiapkan dukungan pendanaan bagi koperasi di seluruh Indonesia, masing-masing hingga Rp3 miliar,” tambahnya.
Pernyataan tersebut disambut positif karena menunjukkan komitmen pemerintah dalam memperkuat koperasi sebagai pilar ekonomi nasional.
Ketua KKMP Manulai 2, Polce, mengaku bangga atas bergabungnya Menteri Koperasi ke dalam koperasi yang dipimpinnya.
Ia menjelaskan bahwa koperasi tersebut terbuka luas bagi masyarakat dengan persyaratan yang sangat ringan.
Untuk menjadi anggota, warga hanya perlu membawa KTP, membayar simpanan pokok sebesar Rp100 ribu, serta simpanan wajib Rp10 ribu per bulan.
“Kami berharap Bapak Menteri, Bapak Gubernur, dan Wakil Gubernur bisa menjadi anggota luar biasa di koperasi kami,” ujar Polce.
Masuknya pejabat tinggi negara sebagai anggota koperasi diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan publik sekaligus mendorong KKMP Manulai 2 naik kelas menjadi koperasi modern dan produktif.
Dengan dukungan pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta partisipasi aktif masyarakat, koperasi kelurahan di Kota Kupang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi rakyat yang mampu menciptakan lapangan kerja, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan seluruh anggotanya.
Ervinna






