OKU Timur Tetapkan Desa Kangkung Jadi Pilot Project GKSTTB, Fokuskan Menuju PHBS

Berita Daerah156 Dilihat

DetikSR.Id Sumsel, OKU Timur – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Kecamatan Semendawai Barat wilayah kerja puskesmas Betung terus mematangkan langkah strategis dalam mewujudkan masyarakat yang sehat dan mandiri melalui Program Gerakan Keluarga Sehat Tanggap dan Tangguh Bencana (GKSTTB). Berdasarkan hasil rapat Bapperida pada 23 September 2026 menetapkan desa Kangkung sebagai pilot projcek GKSTTB dari tingkat provinsi naik ke tingkat Nasional serta dilanjutkan rapat koordinasi lintas sektor pada 24 September 2026, Di Desa Kangkung.

GKSTTB secara umum mengusung 1 program utama yang menaungi 9 indikator prioritas, meliputi: Peduli stunting, Menuju Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Peduli kesehatan keluarga, Siaga kebakaran lingkungan, Mitigasi bencana alam, Peduli lingkungan, Menuju keluarga sehat berkualitas, Sehat menuju keluarga sehat, Mewujudkan keluarga sehat pasangan usia subur.

Khusus di wilayah OKU Timur, fokus prioritas utama diarahkan pada indikator Menuju PHBS. Sebagai garda depan pelaksanaan, Desa Kangkung memfokuskan diri pada 7 indikator intervensi prioritas, yaitu penanganan TBC dengan inovasi Teman TB(Temukan Dampingi Sampai Sembuh), penyediaan Jamban Sehat, pengadaan Bak Penampung Air Bersih, penanggulangan Diare, peningkatan Sadar Gizi, Rokok penerapan inovasi Rutabok (Rumah Tanpa Asbak Rokok), serta pengentasan kebiasaan Buang Air Besar Sembarangan (BABS).

Guna memastikan ketercapaian target, serangkaian rencana tindak lanjut terukur telah disusun untuk dieksekusi mulai Oktober 2026 mendatang diantaranya

• Penanganan TBC: Akan digelar penyuluhan, penjaringan, serta pemeriksaan rontgen massal menggunakan armada mobil radiologi.

• Peningkatan Sadar Gizi & Penanggulangan Diare: Dilaksanakan penyuluhan gizi secara intensif serta edukasi PHBS secara komprehensif.

• Akses Air Bersih & Sanitasi: Penyediaan sarana air bersih direalisasikan melalui program Pamsimas, didampingi penyuluhan promosi kesehatan (Promkes) untuk penggunaan jamban sehat.

• Optimalisasi Layanan Posyandu: Penguatan kapasitas Posyandu dilakukan menyeluruh yang mencakup Posyandu Balita di prioritaskan pada penanganan Imunisasi, penimbangan dan gizi, posyandu Bumil,Ibu Hamil , di prioritaskan pemeriksaan, posyandu Remaja di prioritaskan penyuluh, Posyandu Lansia Untuk digiatkan Prolanis untuk senam, penyuluhan,perioritaskan pengecekan Hipertensi dan diabetes (DM).

Pelaksanaan teknis di lapangan ini ditopang oleh tim tenaga kesehatan profesional, di antaranya Bidan Desa Susilawati, Am.Keb; Penanggung Jawab (PJ) TBC Yossy Nurdina, A.Md.Farm; PJ Diare Titin Eliyana, Am.Keb; PJ Gizi Indah Puspa Wardani, S.Gi; PJ Surveilen Erna Zulistyowati,SKM serta PJ Promkes Ria Novita, S.KM.

Program ini menuntut kolaborasi kuat dari seluruh elemen kepemerintahan dan masyarakat setempat. Seperti yang disampaikan oleh Kepala UPTD Puskesmas Betung Bunardi, S.Kep., Ners, saat ditemui awak media Jum’at (25/9/2026) di ruang kerjanya menyampaikan,

“Dalam menjalankan amanah sebagai abdi masyarakat, saya memohon bantuan, dukungan, dan kerja sama dari semua pihak untuk membawa perubahan nyata. Kita tidak bisa berjalan sendiri, sinergi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat adalah kunci keberhasilan program ini,” tegas Bunardi.

Dukungan penuh turut disampaikan oleh Kepala Desa Kangkung, Hansumino Karim. Pihaknya siap mengerahkan seluruh potensi desa untuk mengawal keberhasilan program GKSTTB.

“Kami berkomitmen mengerahkan seluruh potensi desa, termasuk menggerakkan keterlibatan aktif Ibu-Ibu TP PKK, Bidan Desa, dan para Kader Kesehatan untuk memberikan edukasi langsung ke rumah-rumah warga,” ujar Hansumino Karim.

Melalui integrasi program lintas sektor ini, masyarakat Desa Kangkung diharapkan mampu mengadopsi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat secara konsisten dan berkelanjutan, sehingga terwujud lingkungan yang sehat, mandiri, serta tangguh dalam menghadapi berbagai potensi ancaman kesehatan maupun bencana di masa depan. (AJ)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *