Open House SRT I Jakarta Pusat. “Dari Bangun Sampai Tidur Diawasi”

Berita123 Dilihat

DetikSR.id Untuk mensukseskan Program Sekolah Rakyat yang di canangkan oleh Presiden Probawo Sibianto, Sekolah Rakyat Terintegrasi I (SRT) Jakarta Pusat dibuka secara resmi dalam Open House Sekolah Rakyat pada hari Sabtu 17 September di Pejompongan Jakarta Pusat Graha Wicaksana LAN RI.

SRT I Jakarta Pusat adalah sebagai komitmen penuh pendidikan terhadap program pendidikan gratis bagi rakyat Indonesia.

Dalam sambutanya Hj Himmatul Aliyah, S.Sos,.M.Si anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra yang juga Wakil Ketua Komisi X mengungkap rasa harunya terhadap murid, kepala sekolah, guru dan stake holder lainnya yang terlibat langsung atas berjalannya SRT secara gratis di jakarta pusat selama ini.

“Saya terharu sekaligus gembira atas berdirinya sekolah rakyat terlebih apa yang sudah di tampilkan dan di capai dari muridnya” ujarnya.

Masih, yang paling membuat bangga adalah ketika siswa membacakan sambutan memakai bahasa arab dan inggris secara bersamaan dengan fasih dan benar.
“Sambutannya sudah memakai bahasa arab dan inggris,” tambahnya dengan mata berkaca kaca.

Hal senada juga dikatakan Hj Fahria Idris anggota DPD RI Prov DKI Jakarta. Fahria tidak menyangka kepesatan ilmu pelajaran dan pendidikan ekstra kulikuler yang begitu cepat. Baik dari perbendaharaan bahasa, Sini Tari, Musik dan Olah Raga Beladiri.

“Semua capaian pesetan ini di tampilkan secara lugas di acara open house ini, ungkapnya.

Sementara itu,Kundriyah. M.Pd selaku kepala sekolah SRT 1Jakart Pusat menjabarkan bahwa perubahan kebiasaan pola hidup usia pelajar separti biasa tidak sama dengan sekolah rakyat yang terintegrasi awalnya mendapat kesulitan namun dalam waktu sekitar 2 bulan kebiasaan berjalan normal menjadi normal. Kemudian yang terpenting kami pengajar mendidik murid dari melek bangun tidur sampai tidur kembali dan itu dilakukan sesuai SOP nya.

“Awal terkedala sampai terbiasa dan diterima oleh murid, mulai dari bangun tidur sampai tidur kembali sesuai SOP,” kabarnya.

Kundriyah juga mengakui masih ada fasilitas yang belum terpenuhi seperti jaringan internet dan fasilitas lainnya terkait proses ngajar mengajar.Namun ia meyakinkan dalam waktu dekat ini semua kekurangan dapat terpenuhi.

“Kekurangan seperti fasilitas internet dan lainnya dapat terpenuhi dalam waktu dekat ini,” pintanya.(Red/RB)

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *