DetikSR.id, Cianjur — Dinas Pariwisata terus berupaya memperkuat kinerja dan strategi dalam memajukan sektor pariwisata daerah. Fokus utama saat ini tertuju pada pemantauan pergerakan wisatawan, penyusunan kebijakan strategis, hingga optimalisasi kelola data dan sarana pendukung kepariwisataan.
Hal tersebut diungkapkan oleh kepala Bidang (Kabid) Pemasaran dan Pariwisata kabupaten cianjur Tita Rosilawati, S.Sos., M.I.P.
Ia memaparkan sejumlah poin krusial yang menjadi fokus utama ruang lingkup kerja Bidang Pemasaran Pariwisata.
Menurut Tita, pemantauan mendalam terhadap pola perjalanan serta lama tinggal (length of stay) bagi wisatawan nusantara maupun mancanegara menjadi basis data penting dalam menentukan arah kebijakan ke depan.
“Kami melakukan penyiapan bahan koordinasi penyusunan kebijakan teknis dinas di berbagai sektor vital, mulai dari promosi pariwisata, investasi, pengembangan usaha jasa pariwisata, hingga pengelolaan sarana, data, dan informasi kepariwisataan,” ujar kabid Tita Rosilawati,
Tak hanya pada tataran konsep dan perencanaan, pelaksanaan pembinaan teknis operasional di lapangan juga terus diperkuat, khususnya dalam pengelolaan sarana serta integrasi data dan informasi kepariwisataan agar lebih akurat dan terpadu, Guna memastikan seluruh program berjalan optimal, pengawasan internal juga menjadi perhatian utama.
“Pelaksanaan monitoring, evaluasi, serta penilaian prestasi kerja terhadap pelaksanaan tugas bawahan dilakukan secara berkala di lingkungan Bidang Pemasaran Pariwisata,” tambahnya.
Langkah ini disempurnakan dengan evaluasi rutin dan pelaporan berkala atas seluruh rangkaian kegiatan yang telah dilaksanakan di Bidang Pemasaran Pariwisata, serta kesiapan dalam menjalankan tugas-tugas kedinasan lainnya yang diamanatkan oleh Kepala Dinas sesuai dengan bidangnya.
Melalui penguatan tata kelola, promosi, dan evaluasi yang terukur ini, diharapkan sektor kepariwisataan daerah dapat terus tumbuh berkesinambungan serta memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat, Jelas Kepala Bidang (Kabid) Pemasaran dan Pariwisata Tita Rosilawati mengakhiri perbincangan via SMS Washapnya. (Asdon)






