Pelajar SMPN 3 Lubuk Linggau Diduga Tenggelam di Bendungan Watervang . Sempat Terseret Arus Saat Mandi

Berita Daerah261 Dilihat

DetikSR.id LUBUKLINGGAU – Peristiwa tragis menimpa seorang anak di Lubuklinggau, Sumatera Selatan. Seorang bocah laki-laki berusia 12 tahun dilaporkan meninggal dunia setelah diduga tenggelam di kawasan Bendungan Watervang, Minggu (25/4/2026) sore.

Korban diketahui bernama Ivan (12), warga Gang Jambu, Kelurahan Taba Koji, Kecamatan Lubuk Linggau Timur I. Ia merupakan pelajar di SMP Negeri 3 Lubuk Linggau.

Informasi kejadian awalnya beredar luas di media sosial dan mengundang perhatian warga. Berdasarkan keterangan saksi dan pihak kepolisian, peristiwa terjadi sekitar pukul 15.30 WIB saat korban bersama dua rekannya mendatangi kawasan bendungan untuk mandi.

Kapolres Lubuk Linggau AKBP Adithia Bagus Arjunadi melalui Kapolsek setempat, Rodiman, menjelaskan bahwa korban sempat melompat ke aliran air di area DAM Dua Bendungan Watervang. Namun, setelah itu korban tidak kembali muncul ke permukaan.

“Berdasarkan keterangan saksi, korban melompat ke air dan tidak muncul kembali. Diduga terseret arus,” ujar Rodiman.

Dua rekan korban, Rafael Saputra dan Bramantio (Dimas), yang berada di lokasi, segera meminta bantuan warga setelah menyadari korban hilang. Warga kemudian berupaya melakukan pencarian di sekitar aliran sungai.

Tim gabungan dari pemadam kebakaran, Basarnas, dan kepolisian turut dikerahkan ke lokasi untuk melakukan pencarian intensif. Upaya penyisiran dilakukan di sepanjang aliran bendungan.
Sekitar pukul 17.25 WIB, warga menemukan petunjuk berupa celana korban yang hanyut menuju aliran Bendungan Siring Agung. Tak lama kemudian, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di sekitar aliran tersebut.

Peristiwa ini menambah daftar kecelakaan air yang melibatkan anak-anak di wilayah tersebut. Aparat mengimbau masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak saat beraktivitas di area perairan.

Selain itu, warga juga diminta lebih waspada terhadap potensi bahaya di lokasi wisata air seperti Bendungan Watervang yang memiliki arus cukup deras, terutama saat debit air meningkat. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *