DetikSR.id LUBUKLINGGAU – Komitmen menjaga lingkungan kembali diperkuat melalui kolaborasi Pemerintah Kota Lubuk Linggau dan Pertamina Patra Niaga. Wali Kota Lubuk Linggau H. Rachmat Hidayat yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Lubuk Linggau, H. Trisko Defriyansa, menerima audiensi Manager Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Lubuk Linggau di Ruang Kerja Sekda, Selasa (10/02/2026).
Audiensi tersebut membahas rencana kegiatan pembersihan sungai yang akan digelar dalam rangka Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional tahun 2026 melibatkan unsur pemerintah, Pertamina, serta masyarakat.
Ia menilai kegiatan ini bukan hanya aksi bakti sosial, tetapi juga wujud nyata gotong royong lintas sektor yang sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia terkait kepedulian lingkungan.
“Kegiatan ini sangat positif. Namun, perlu persiapan yang matang, mulai dari jumlah personel, teknis pelaksanaan, hingga penentuan area yang akan dibersihkan,” tegasnya.
Ia menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi, termasuk pelibatan Tagana, tim rescue, kecamatan, dan kelurahan, guna memastikan keselamatan serta efektivitas kegiatan di lapangan.
Mengingat kegiatan direncanakan berlangsung pada hari Jumat, Sekda juga mengingatkan agar seluruh rangkaian kegiatan dapat diselesaikan sebelum pelaksanaan salat Jumat, sehingga tidak mengganggu aktivitas ibadah.
Sesuai rencana, pembersihan sungai akan dimulai pukul 07.00 WIB dengan titik kumpul di Pertamina Lubuk Linggau.
Area yang akan dibersihkan membentang sepanjang aliran sungai dari Kampung Ulung hingga kawasan RCA.
Secara teknis, pihak terkait diminta menyiapkan peralatan serta personel yang memadai untuk menyusuri aliran sungai, dengan dukungan Tagana dan tim rescue.
Kegiatan ini diperkirakan akan diikuti sekitar 300 orang, terdiri dari ASN, masyarakat, dan karyawan Pertamina.
Sementara itu, Manager Pertamina Patra Niaga Fuel Terminal Lubuk Linggau, Wawan Prabawa, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kebersihan lingkungan, khususnya sungai sebagai sumber kehidupan.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kepedulian bersama agar sungai tetap bersih, sehat, dan lestari,” pungkasnya.(Rif’at Achmad ).












