PHI Catat 6.500 Pemberitaan Positif 2025, Tegaskan Media Mitra Strategis Migas

Berita23 Dilihat

DetikSR.id Tangerang Jum’at. 24/4/2026 – PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) mencatat lebih dari 6.500 pemberitaan positif sepanjang 2025. Capaian itu ditegaskan dalam _BASO IGA PHI_ (Bincang Asik Soal Migas Ala PHI) di Jakarta, Kamis (23/4/2026), sebagai bukti sinergi kuat perusahaan dengan insan pers.

Mengusung tema “Merajut Silaturahmi, Menguatkan Sinergi untuk Energi Negeri yang Berkelanjutan”, forum ini menjadi wadah dialog PHI dan media untuk mendorong informasi kredibel di sektor hulu migas.

Media Kunci Bangun Persepsi Publik

Senior Manager Relations PHI, Handri Ramdhani, menyebut media berperan signifikan membentuk persepsi publik terhadap industri hulu migas.

“Capaian 6.500 publikasi dengan sentimen positif dominan ini mencerminkan sinergi solid. Informasi yang dihadirkan tidak hanya akurat, tapi juga memberi nilai tambah bagi edukasi publik,” ujar Handri.

Ia turut memaparkan profil, kinerja operasional, dan peran strategis PHI menjaga keberlanjutan produksi energi nasional. Materi ini penting bagi jurnalis agar karya jurnalistik berbasis data dan kontekstual.

Adaptasi & Literasi Energi Jadi Fokus

Manager Communication Relations & CID PHI, Dony Indrawan, menyampaikan materi “Tips Sukses Mengelola Perubahan dalam Kehidupan”. Ia menegaskan adaptasi adalah kompetensi kunci di tengah dinamika industri energi.

“Tanpa kemampuan adaptasi, individu maupun organisasi sulit bertahan di tengah ketidakpastian global,” kata Dony, peraih Tokoh PR Berpengaruh MAW Talk Awards 2025.

Dony menambahkan, kolaborasi perusahaan-media krusial untuk literasi energi. “Edukasi publik terkait migas tidak bisa dilakukan sendiri. Butuh sinergi kuat dengan media agar informasi akurat, berimbang, dan meningkatkan pemahaman masyarakat,” tegasnya.

*Apresiasi Jurnalis & Lomba Jurnalistik*

PHI memberikan apresiasi kepada jurnalis yang konsisten memberitakan hulu migas sepanjang 2025. Ke depan, PHI akan menggelar lomba jurnalistik lintas platform, cetak, televisi, hingga digital.

Langkah ini untuk membangun ekosistem informasi energi yang profesional, kredibel, dan berkelanjutan.
(*/Red/erk))

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *