Polres Musi Rawas Berdayakan Satkamling untuk Cegah Karhutla hingga Kebakaran Rumah

Berita Daerah51 Dilihat

DetikSR.id MUSIRAWAS -​Sinergi Nyata di Akar Rumput Polres Musi Rawas Polda Sumatera Selatan mengambil langkah proaktif dalam mengantisipasi bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kebakaran permukiman. Tidak hanya berfokus pada pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), Satuan Keamanan Lingkungan (Satkamling) di berbagai desa kini resmi diberdayakan untuk memantau titik api, khususnya pada malam hari.

​Langkah strategis ini diinisiasi langsung guna memperkuat deteksi dini di tingkat akar rumput. Mengingat luasnya wilayah rawan, sinergi antara aparat kepolisian, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat menjadi kunci utama pencegahan bencana.

​Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta,S.H.,S.I.K.,M.H menegaskan pentingnya peran aktif kepolisian sektor (Polsek) dan para Bhabinkamtibmas dalam menggerakkan pos-pos siskamling yang ada di tengah warga.

​”Sengaja kami perintahkan kepada Polsek jajaran terutama Bhabinkamtibmas untuk bekerja sama dengan Pemdes untuk melaksanakan pemantauan titik api dan mengambil tindakan cepat apabila ada kebakaran,” ujar Kapolres Musi Rawas.

​Aksi Nyata di Desa S Kertosari: Dari Pos Ronda hingga Patroli Lahan
​Semangat pemberdayaan ini langsung diwujudkan di lapangan. Pada Rabu, 26 Agustus 2026, Sat Binmas Polres Musi Rawas yang dipimpin oleh Kanit Binpolmas Aipda Seven Mei, S.H. bersama Kanit Bhabinkamtibmas Aipda Heddy Wijaya, S.H., M.H., personel Sat Binmas, dan Bhabinkamtibmas Polsek Purwodadi, turun langsung ke Desa S Kertosari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Musi Rawas.

​Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala Desa S Kertosari, petugas Satkamling, warga masyarakat, serta mahasiswa KKN Universitas Bina Insan Lubuk Linggau. Bersama-sama, mereka bergerak dalam satu semangat: menjaga kampung tetap aman dan bebas api.

​Rangkaian kegiatan pencegahan yang dilaksanakan meliputi:
​Pengecekan Sarana Prasarana: Memeriksa kelengkapan pos Satkamling sekaligus memberikan arahan kepada petugas jaga agar aktif berpatroli.
​Antisipasi Kebakaran Rumah: Petugas mendatangi rumah-rumah warga untuk mengingatkan agar api di dapur selalu diperiksa dan dipastikan benar-benar padam setelah memasak.

​Patroli Lahan Rawan Karhutla: Melanjutkan penyisiran ke titik-titik rawan untuk mencegah pembukaan lahan dengan cara dibakar, demi menjaga udara tetap bersih dan menghindari bencana besar.

​Peran Ganda Satkamling: Jaga Kampung dan Waspada Api
​Pemberdayaan Satkamling ini tidak sekadar berfokus pada pengamanan tindak kejahatan konvensional. Dalam instruksinya, warga yang bertugas di Satkamling malam hari dibekali tugas tambahan yang krusial:

​Pemantauan Titik Api: Mengawasi wilayah sekitar dari potensi kemunculan titik panas (hotspot) atau kepulan asap dari malam hingga dini hari.

​Edukasi Warga: Aktif memberikan imbauan langsung agar masyarakat senantiasa waspada terhadap ancaman karhutla dan bahaya api terbuka.

​Deteksi Dini Permukiman: Meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran rumah tangga yang kerap terjadi.

​Dari Desa S Kertosari, semangat itu terus menyala—bukan sebagai api kebakaran, melainkan sebagai api kepedulian. Satkamling Jaga Kampung Bebas Api bukan sekadar pos ronda, melainkan gerakan bersama Polri, pemerintah desa, mahasiswa, dan masyarakat untuk menjaga keamanan, mencegah karhutla, serta menyelamatkan masa depan Musi Rawas yang kondusif. ( Rif’at Achmad )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *