Prabowo Beri Taklimat 800 Perwira TNI-Polri di Istana, Perkuat Soliditas, Kesiapsiagaan, Singkirkan Ego Sektoral, dan Jaga Kepercayaan Rakyat

Berita102 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Presiden Prabowo Subianto memberikan taklimat kepada sekitar 800 perwira tinggi (pati) TNI dan Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta. Dalam pengarahan tersebut, Prabowo menekankan pentingnya kekompakan, integritas, kesiapsiagaan operasional, serta penguatan kepercayaan masyarakat terhadap institusi keamanan negara.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengatakan, pengarahan tersebut menjadi bagian dari penekanan Presiden terhadap pentingnya soliditas TNI dan Polri dalam menjalankan tugas. Kedua institusi diminta tidak terjebak pada kepentingan sektoral, melainkan bekerja secara terpadu untuk kepentingan bangsa dan masyarakat.

“Beberapa taklimat Bapak Presiden kepada para peserta antara lain perkuat kekompakan dan kesiapsiagaan operasional TNI-Polri. Jaga integritas dan jangan ada ego sektoral. Seluruhnya semata-mata untuk kemudahan dan kesejahteraan rakyat,” kata Teddy dalam keterangan tertulis, pada (7/10/2026).

Tekankan Kekompakan TNI-Polri

Prabowo juga mengingatkan jajaran TNI dan Polri bahwa tantangan tugas yang dihadapi membutuhkan koordinasi serta kesiapan yang kuat. Karena itu, soliditas antarkedua institusi dinilai menjadi bagian penting dalam memastikan setiap tugas dapat dijalankan secara efektif.

Selain kekompakan, Presiden menaruh perhatian pada integritas para personel TNI dan Polri. Para perwira diminta menghindari ego sektoral yang berpotensi menghambat koordinasi maupun pelayanan kepada masyarakat.

Arahan tersebut sekaligus menempatkan kepentingan masyarakat sebagai orientasi utama pelaksanaan tugas. TNI dan Polri diminta memastikan kewenangan serta kekuatan institusinya digunakan untuk memberikan rasa aman dan pelayanan yang terbaik bagi warga.

Kepercayaan Rakyat Jadi Perhatian

Prabowo turut mengingatkan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat. Menurut dia, hubungan TNI dan Polri dengan rakyat merupakan bagian penting dari kekuatan kedua institusi tersebut.

“Jaga kepercayaan rakyat, TNI adalah tentara rakyat dan Polri adalah polisi masyarakat,” ujar Teddy menyampaikan pesan Presiden.

Prabowo juga meminta jajaran TNI dan Polri memperbaiki kualitas pelayanan kepada masyarakat. Kecepatan dalam merespons persoalan warga menjadi salah satu hal yang ditekankan Presiden.

“Perbaiki layanan kepada warga dan selalu menjadi yang tercepat dalam membantu warga di setiap situasi,” kata Teddy.

Pesan tersebut menunjukkan bahwa kesiapsiagaan tidak hanya berkaitan dengan menghadapi ancaman keamanan, tetapi juga kemampuan aparat untuk hadir dan memberikan bantuan ketika masyarakat membutuhkan.

Perwira Diminta Jadi Teladan

Dalam pengarahan itu, Prabowo juga menekankan pentingnya keteladanan kepemimpinan. Para pati TNI dan Polri diminta tidak hanya memberikan perintah kepada jajaran di bawahnya, tetapi juga menunjukkan contoh melalui sikap dan tindakan dalam menjalankan tugas.

“Terus menjadi contoh dalam setiap tugas, dari perwira di atas sampai prajurit di bawah,” ujar Teddy.

Menurut arahan Presiden, kepemimpinan di lingkungan TNI dan Polri harus tercermin dalam integritas, disiplin, keberanian, serta kepedulian terhadap masyarakat. Keteladanan pimpinan dinilai penting karena menjadi salah satu fondasi dalam membangun budaya organisasi yang kuat.

Pangkat dan Kehormatan Membawa Tanggung Jawab

Prabowo juga mengingatkan para perwira bahwa pangkat dan kehormatan yang diberikan negara bukan sekadar simbol, tetapi melekat dengan tanggung jawab besar.

Karena itu, para perwira TNI dan Polri diminta selalu siap menjalankan tugas, memiliki keberanian menghadapi berbagai tantangan, serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan lainnya.

“Bapak Presiden turut mengingatkan bahwa pangkat dan kehormatan yang diberikan negara membawa tanggung jawab besar. Para perwira TNI-Polri harus siap menjalankan tugas, memiliki keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan, serta menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan lainnya,” tutur Teddy.

Arahan tersebut menegaskan pesan Presiden agar jajaran TNI dan Polri menjaga profesionalitas sekaligus memastikan seluruh pelaksanaan tugas tetap berorientasi pada kepentingan negara dan pelayanan kepada masyarakat.

Dengan mengumpulkan ratusan perwira tinggi TNI dan Polri, Prabowo menekankan tiga pesan utama, yakni soliditas antarinstitusi, kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas, dan kepercayaan masyarakat.

Ketiganya menjadi penekanan penting agar kekuatan aparat negara tetap berjalan dalam satu arah: menjaga keamanan, melayani masyarakat, serta mempertahankan kepentingan bangsa dan negara.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *