Pramono Anung: ASN DKI Jakarta Galang Rp3,8 Miliar Untuk Korban Gempa NTT, BUMD Diminta Ikut Berkontribusi

Berita27 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menunjukkan kepedulian terhadap korban gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Selain mengirimkan tenaga kesehatan (nakes) untuk membantu penanganan di lapangan, Pemprov DKI Jakarta juga telah menghimpun dana bantuan sebesar Rp3,8 miliar.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan, dana tersebut merupakan hasil penggalangan secara sukarela dari aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

“Jadi, dana yang terkumpul kemarin untuk DKI Jakarta sudah Rp3,8 miliar. Itu terkumpul dari ASN,” ujar Pramono di Velodrome Jakarta, pada (18/8/2026).

Menurut Pramono, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Pemprov DKI Jakarta terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana. Pemprov DKI tidak hanya memberikan dukungan berupa dana, tetapi juga menerjunkan tim kesehatan untuk membantu warga yang membutuhkan penanganan medis.

Pramono menjelaskan, sejumlah tenaga kesehatan dari DKI Jakarta telah diberangkatkan dan turun langsung ke lokasi terdampak gempa.

Kehadiran tim tersebut diharapkan dapat membantu pelayanan kesehatan bagi para korban, terutama di tengah kondisi pascabencana.
“Dan kita juga sudah memberangkatkan beberapa orang untuk tim kesehatan yang secara langsung turun ke lapangan,” jelasnya.

Selain mengandalkan bantuan sukarela dari ASN, Pemprov DKI Jakarta kini juga mendorong badan usaha milik daerah (BUMD) untuk berkontribusi melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

Pramono mengatakan, dirinya telah meminta agar CSR BUMD ikut mengambil bagian dalam membantu penanganan dampak gempa di NTT. Dengan demikian, bantuan yang diberikan diharapkan dapat semakin besar dan menjangkau lebih banyak masyarakat terdampak.

“Tetapi, saya yakin hari ini kita akan lebih karena memang saya sudah minta kepada CSR yang ada di BUMD juga ikut,” kata Pramono.

Ia menegaskan, kepedulian terhadap korban bencana di NTT merupakan bentuk solidaritas antardaerah. Pemprov DKI Jakarta ingin mengambil bagian dalam upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa.

“Dan Pemerintah DKI Jakarta betul-betul merasa menjadi apa, apapun yang terjadi di NTT itu kita ingin meringankan dan berperan serta,” tambahnya.

Pramono kembali menegaskan bahwa dana sebesar Rp3,8 miliar yang telah terkumpul berasal dari kontribusi sukarela para ASN. Sementara itu, penggalangan bantuan melalui CSR BUMD masih terus dilakukan.

“Kalau ASN sukarela. Maka sudah terkumpul Rp3,8 M kemarin itu adalah dari ASN. Yang sekarang ini yang sedang kita kumpulkan dari CSR-nya BUMD kita,” tutup Pramono.

Dengan dukungan ASN, BUMD, serta tim kesehatan yang telah diterjunkan, Pemprov DKI Jakarta berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat NTT dalam menghadapi masa tanggap dan pemulihan pascagempa.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *