Presiden Prabowo Pimpin Penurunan Sang Merah Putih, HUT ke-81 RI di Istana Merdeka Ditutup Khidmat

Nasional114 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memimpin upacara penurunan Sang Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Istana Merdeka, Jakarta, (17/8/2026).
Upacara penurunan bendera tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI yang digelar di lingkungan Istana Kepresidenan.

Prosesi dimulai sekitar pukul 16.00 WIB dan berlangsung dalam suasana tertib, khidmat, serta penuh semangat kebangsaan.
Presiden Prabowo tampak hadir dengan mengenakan beskap berwarna cokelat. Sebuah rangkaian melati juga tampak mengalungi leher Presiden dalam prosesi tersebut.
Dalam upacara itu, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi negara.

Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut hadir bersama Ketua MPR Ahmad Muzani, Ketua DPR Puan Maharani, serta Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin.
Sejumlah jajaran Kabinet Merah Putih juga tampak menghadiri prosesi penurunan bendera. Di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Herindra, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Prosesi penurunan Sang Merah Putih dipercayakan kepada Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang tergabung dalam Tim Indonesia Adil Makmur.

Dalam formasi utama, Neeltje Deliana Insjowi Werimon, perwakilan dari Provinsi Papua, dipercaya menjalankan tugas sebagai pembawa bendera Merah Putih. Neeltje merupakan pelajar SMA Negeri 8 Jayapura.

Ia mengemban salah satu tugas penting dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih di halaman Istana Merdeka. Sementara itu, posisi cadangan pembawa baki dipercayakan kepada Ismi Ulfaida, perwakilan Provinsi Sulawesi Barat yang merupakan siswi Sekolah Rakyat.

Pada formasi lainnya, Atanasius Meyllano Frans Yogar dari Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dipercaya menjadi Komandan Kelompok 8. Pelajar SMA Katolik Giovanni Kupang tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam formasi inti penurunan bendera. Tugas sebagai pengerek bendera dipercayakan kepada Maharazthu Rizqhy Ramadhana Chubuyana, Paskibraka perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Maharazthu merupakan pelajar SMAN 1 Taliwang.

Sementara itu, tugas sebagai pembentang bendera dijalankan oleh Mirza Rafi Navazani dari Provinsi Kalimantan Barat. Pelajar SMAN 1 Sintang tersebut turut menjadi bagian dari formasi Paskibraka yang bertugas dalam prosesi penurunan Sang Merah Putih.

Seluruh rangkaian prosesi berlangsung dengan tertib dan khidmat. Para anggota Paskibraka menjalankan tugas masing-masing dengan penuh disiplin hingga bendera Merah Putih berhasil diturunkan dan disimpan sesuai tata upacara kenegaraan.

Usai prosesi penurunan bendera selesai, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi kepada seluruh petugas yang telah menjalankan tugas dengan baik.

Prabowo menilai upacara penurunan bendera berlangsung tertib dan khidmat. Presiden kemudian meminta komandan upacara, komandan korsik, serta komandan kesatuan untuk menghadap dirinya.

“Terima kasih atas pelaksanaan upacara yang tertib dan khidmat. Komandan upacara, komandan korsik dan komandan kesatuan, menghadap saya. Lanjutkan, kerjakan,” kata Prabowo.

Upacara penurunan bendera tersebut sekaligus menandai berakhirnya rangkaian utama peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka pada 17 Agustus 2026.

Momentum tersebut menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan sekaligus penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan dan semangat persatuan bangsa.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *