Tes DNA Rampung, Polda Sumsel Serahkan Empat Jenazah Korban Bus ALS di Muratara kepada Keluarga

Berita29 Dilihat

DetikSR.id PALEMBANG – Polda Sumatera Selatan resmi menyerahkan empat jenazah korban kecelakaan lalu lintas Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Jl.Lintas Sumatera ( Jalinsum ) Kabupaten Musi Rawas Utara ( Muratara) kepada pihak keluarga setelah proses identifikasi forensik dinyatakan selesai secara sah dan akurat oleh Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri.

Penyerahan jenazah dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara M Hasan Palembang, Sabtu (23/5/2026), usai seluruh tahapan identifikasi berbasis ilmiah rampung dilakukan.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menjelaskan proses identifikasi dilakukan secara menyeluruh melalui pencocokan data ante-mortem dan post-mortem, serta pemeriksaan DNA oleh Pusdokkes Polri.

“Proses identifikasi dilakukan secara profesional, cepat, dan transparan sebagai bentuk pelayanan kemanusiaan Polri kepada masyarakat,” ujarnya.
Sejak Sabtu pagi pukul 08.00 WIB, Tim DVI bersama Biddokkes Polda Sumsel melaksanakan sidang rekonsiliasi untuk mencocokkan seluruh data pembanding dari keluarga korban dengan hasil pemeriksaan forensik terhadap jenazah.
Berdasarkan hasil pemeriksaan laboratorium DNA Pusdokkes Polri yang tertuang dalam Nota Dinas tertanggal 22 Mei 2026, keempat korban berhasil diidentifikasi secara sah.

Korban berinisial S teridentifikasi melalui kecocokan separuh profil DNA dengan ibu kandungnya. Sementara korban berinisial SG dan SBSN dikenali melalui kesesuaian data genetik keluarga biologis.
Sedangkan korban berinisial KS berhasil diidentifikasi melalui kecocokan sampel pembanding langsung berupa properti pribadi milik korban, yakni peci yang digunakan sehari-hari.

Setelah seluruh administrasi medis dan kepolisian dinyatakan lengkap, Polda Sumsel langsung memfasilitasi pemulangan jenazah ke daerah asal masing-masing keluarga. Dua jenazah diberangkatkan menuju Kota Medan, satu jenazah menuju Kota Padang, dan satu lainnya dipulangkan ke Kota Semarang menggunakan ambulans.

Untuk memastikan keamanan dan kelancaran perjalanan, Direktorat Lalu Lintas melalui unit Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Sumsel turut melakukan pengawalan khusus terhadap iring-iringan ambulans hingga keluar wilayah Sumatera Selatan.

Kegiatan tersebut juga disaksikan langsung oleh perwakilan Jasa Raharja Sumatera Selatan yang ikut mengawal pemenuhan hak santunan bagi keluarga korban sebagai bentuk kehadiran negara dalam penanganan musibah kemanusiaan.

“Kehadiran kepolisian sejak proses identifikasi hingga pengawalan pemulangan jenazah merupakan bentuk nyata pelayanan responsif dan empati institusi Polri terhadap masyarakat yang sedang berduka,” tambah Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya.
Dalam kesempatan itu, Polda Sumsel juga mengimbau seluruh operator angkutan umum dan pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan berlalu lintas serta memastikan kelayakan kendaraan sebelum beroperasi.
Sementara itu, proses penyelidikan terkait penyebab kecelakaan masih terus berjalan.

Kepolisian akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap faktor teknis, manusia, maupun aspek operasional kendaraan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Polda Sumsel memastikan seluruh proses penanganan korban maupun penegakan hukum dilakukan secara objektif, humanis, dan sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku. ( Rif’at Achmad ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *