DetikSR.id Jakarta – Tokoh masyarakat Jakarta Utara, Daeng Jamal, mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Jembatan Kemajuan Bangsa (JKB) di Ropang Taman Punggawa Kali Jodo pada tanggal 5 April 2026. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat luar biasa karena dapat diselenggarakan dalam waktu yang relatif singkat namun berjalan lancar dan teratur.
“Saya sangat bangga dan menganggap patut untuk mengapresiasi inisiatif serta keinginan pribadi dari teman-teman JKB dalam mengawal kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan menjaga keutuhan bangsa. Ini bukan hal yang mudah untuk dilakukan,” ujarnya.
Ia juga menilai JKB sebagai organisasi yang tumbuh dari kesederhanaan dan kemandirian anggotanya. Kegiatan yang dilaksanakan secara gotong royong oleh anggota bahkan menjadi contoh serta sarana edukasi bagi organisasi lain, khususnya di DKI Jakarta dan seluruh Indonesia pada umumnya.
“Saya melihat di spanduk tertulis pesan untuk menjaga keutuhan NKRI, mengawal tegaknya Pancasila, dan merawat kebhinekaan. Ini luar biasa dan bisa dijadikan acuan bagi organisasi lain,” katanya.
Menurutnya, kebhinekaan merupakan anugerah dari Tuhan yang menjadi kekayaan sekaligus kekuatan bagi bangsa Indonesia. Dengan berbagai perbedaan suku, agama, pandangan sosial, dan politik, masyarakat Indonesia harus mampu mengedepankan persamaan ketimbang perbedaan.
“Kebhinekaan dan kerukunan adalah dua hal yang saling melengkapi, seperti bapak dan anak. Justru perbedaan yang kita miliki menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi Ketua Umum JKB yang dinilai konsisten membangun organisasi tanpa pamrih dan terus berkontribusi bagi masyarakat. Hal ini terlihat bahkan pada masa pandemi Covid-19, ketika JKB tetap aktif menjalankan berbagai kegiatan.
Di akhir sambutannya, Daeng Jamal berharap seluruh anggota JKB tetap semangat menjaga persatuan bangsa serta nilai-nilai Pancasila, sekaligus terus berkontribusi positif bagi masyarakat.
“Saya berharap teman-teman tetap bersemangat, karena tidak semua organisasi mau peduli dengan keutuhan NKRI dan menjaga nilai-nilai Pancasila. Semoga JKB terus berkembang dan menjadi organisasi yang memberikan manfaat bagi bangsa dan negara,” ujarnya.
“Tidak banyak yang perlu saya sampaikan selain doa dan harapan yang insya Allah akan lebih terang dari bintang di malam hari dan lebih bersinar dari matahari pagi. Sekali lagi, saya mengucapkan terima kasih dan mewakili keluarga besar dari Sulawesi memohon maaf lahir dan batin. Mengingat masih dalam suasana lebaran, saya mohon maaf karena terharu melihat kawan-kawan yang selama beberapa hari terakhir mondar-mandir mempersiapkan acara ini. Terdapat kepedulian yang luar biasa sehingga acara dapat berjalan lancar dan menjadi edukasi bagi seluruh organisasi,” tambahnya.(*/Red)












