DetikSR.id LUBUKLINGGAU – Kapolda Sumatera Selatan ( Sumsel ), Irjen Pol Sandi Nugroho diwakili Wakapolda ,
Brigjen Pol. Rony Samtana
melaksanakan kunjungan kerja (kunker) ke Kota Lubuk Linggau dengan memimpin Apel Besar Sabuk Kamtibmas yang digelar di halaman Mapolres Lubuk Linggau , Rabu (18/6/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri ratusan komponen masyarakat dari berbagai elemen se-Kota Lubuk Linggau sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).
Apel berlangsung khidmat dengan perwira upacara Wakapolres Lubuk Linggau , Kompol M. Syamsul Zachri.
Dalam rangkaian kegiatan, turut dilakukan penyematan pin Sabuk Kamtibmas sebagai simbol penguatan peran serta masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan di wilayah Lubuk Linggau .
Selain itu, dibacakan deklarasi “Jago Lubuk Linggau ” yang berisi komitmen masyarakat untuk siap menjaga kamtibmas, menolak segala bentuk tindakan anarkis, serta menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan.
Kepolisian Daerah Sumatera Selatan terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung agenda pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui berbagai program sosial yang menyentuh kebutuhan dasar warga. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan bedah rumah, pembangunan fasilitas umum, bantuan sosial, dan pelayanan kesehatan yang ditinjau langsung oleh Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol Rony Samtana, mewakili Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho di Kota Lubuk Linggau.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian pengabdian Polri kepada masyarakat dalam menyambut Hari Bhayangkara ke-80 sekaligus bentuk dukungan nyata terhadap program prioritas pemerintah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta memperkuat ketahanan sosial di daerah.
Dalam kunker ke wilayah hukum Polres Lubuk Linggau tersebut, Orang dua di Polda Sumsel itu mendapat penjelasan dari Kapolres Lubuk Linggau, AKBP AKBP Adithia Bagus Arjunadi dan jajaran antara lain melakukan renovasi terhadap 11 unit rumah tidak layak huni milik warga. Hingga saat ini satu unit rumah telah selesai dibangun dan telah ditempati penerima manfaat, sementara sepuluh unit lainnya masih dalam tahap pengerjaan dengan progres pembangunan mencapai 40 hingga 60 persen.
Selain program bedah rumah, Polres Lubuk Linggau telah menyelesaikan revitalisasi Jembatan Merah Putih yang menjadi akses penghubung aktivitas masyarakat. Infrastruktur tersebut memiliki nilai strategis dalam mendukung mobilitas warga, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta memperkuat aktivitas perekonomian masyarakat setempat.
Pada sektor pelayanan dasar masyarakat, Polda Sumsel melalui Polres Lubuk Linggau 9 membangun dua titik sumur bor lengkap dengan toren dan instalasi air bersih di Panti Jompo Budi Luhur Kecamatan Lubuk Linggau Barat I. Program tersebut bertujuan menjamin ketersediaan akses air bersih bagi para lansia sebagai kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.
Di bidang pendidikan dan pembinaan generasi muda, jajaran kepolisian juga melaksanakan renovasi fasilitas sanitasi, tempat wudu, serta perbaikan ruang belajar di Pondok Pesantren Raudhatul Ulum Kecamatan Lubuk Linggau Timur II. Upaya tersebut merupakan bagian dari dukungan Polri terhadap peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan sumber daya manusia yang unggul.
Sementara itu, pada sektor sosial dan kesehatan masyarakat, Polda Sumsel menyalurkan 500 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu, menyerahkan bantuan kursi roda bagi penyandang disabilitas, serta melaksanakan pelayanan kesehatan dan pengobatan gratis yang telah menjangkau puluhan titik pelayanan di wilayah Kota Lubuk Linggau.
Program kemanusiaan yang terintegrasi tersebut memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ketersediaan hunian yang layak, akses air bersih, fasilitas pendidikan yang memadai, serta bantuan kebutuhan pokok menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan sosial dan mendukung terciptanya stabilitas keamanan yang berkelanjutan.
Dalam amanatnya, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., melalui Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana, S.I.K., M.T.C.P., menegaskan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.
“Jadilah mata yang tajam, telinga yang peka, dan benteng yang kokoh bagi lingkungan kita masing-masing. Jangan ragu untuk melaporkan setiap potensi gangguan keamanan melalui layanan Call Center 110 yang siap melayani masyarakat selama 24 jam.
Kepada seluruh personel Polres Lubuk Linggau, tanamkan semangat Nyago Bumi Sriwijaya Aman Bae 24/7 sebagai komitmen untuk selalu hadir memberikan perlindungan kepada masyarakat,” pungkasnya.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Deklarasi Jago Lubuk Linggau mencerminkan semakin kuatnya kolaborasi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan wilayah.
“Ketika pemerintah daerah, aparat penegak hukum, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan generasi muda berdiri bersama dalam satu komitmen menjaga keamanan, maka sesungguhnya kita sedang membangun fondasi ketahanan sosial yang kuat. Polda Sumsel akan terus mendorong lahirnya gerakan-gerakan kolaboratif seperti ini sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas kamtibmas dan mendukung keberhasilan pembangunan nasional,” ujarnya.
Melalui Apel Sabuk Kamtibmas dan Deklarasi Jago Lubuk Linggau, Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kemitraan strategis dengan seluruh elemen masyarakat. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif sehingga masyarakat dapat menjalankan aktivitas sosial, pendidikan, dan ekonomi secara optimal demi terwujudnya Sumatera Selatan yang maju, aman, dan sejahtera.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wali Kota Lubuk Linggau, H.Rachmat Hidayat , Dandim 0406/Lubuk Linggau ,
Letkol Inf Danny Steven Surbakti, Kajari Lubuk Linggau, Suwarno diwakili Kasi Pidum, RA Andra Kurniawan, Ketua PN Lubuk Linggau, Hendra Halomoan, Danyon Satuan Brimob Polda Sumsel Batalyon B Pelopor, AKBP Andiyano dan tokoh masyarakat Kota Lubuk Linggau . ( Rif’at Achmad ).






