Delegasi Palestina Temui Fadli Zon di Kemenbud, Tegaskan Dukungan Indonesia Untuk Kemerdekaan

Berita127 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Menteri Kebudayaan Fadli Zon menerima kunjungan resmi delegasi kemanusiaan Palestina di kantor Kementerian Kebudayaan (Kemenbud), Jakarta, pada (5/5/2026).

Pertemuan tersebut menegaskan kembali komitmen Indonesia dalam mendukung perjuangan kemerdekaan Palestina serta memperkuat kerja sama di bidang kemanusiaan dan kebudayaan.

Delegasi Palestina dipimpin oleh Taysir Hamdan Sulaiman, yang hadir bersama Fahmi Salim selaku Direktur Baitul Maqdis Institute, Ilham Aznun selaku Direktur Amanah Kemanusiaan Global (AMAL) Jabodetabek, serta aktivis kemanusiaan Neno Warisman.

Dalam pertemuan tersebut, Taysir menyampaikan kondisi terkini rakyat Palestina yang masih menghadapi krisis kemanusiaan berkepanjangan. Ia menyoroti pentingnya dukungan internasional, termasuk dari Indonesia, untuk membantu pemulihan sosial dan pendidikan di wilayah Palestina.

Salah satu fokus utama yang disampaikan adalah permohonan bantuan pengembangan fasilitas pendidikan bagi anak-anak berkebutuhan khusus, khususnya di Kota Al-Quds. Selain itu, delegasi juga mengusulkan penyelenggaraan seminar kemanusiaan di berbagai perguruan tinggi di Indonesia guna meningkatkan kesadaran publik terhadap isu Palestina.

Delegasi turut mendorong keterlibatan berbagai pihak, termasuk personel TNI yang direncanakan akan bertugas dalam misi kemanusiaan di Gaza, agar terus menunjukkan solidaritas terhadap rakyat Palestina.

Dalam kesempatan yang sama, Fahmi Salim dan Neno Warisman mengajukan inisiatif pembangunan Museum Genosida Palestina di Indonesia sebagai sarana edukasi publik dan pengingat kolektif atas tragedi kemanusiaan yang terjadi.

Menanggapi berbagai usulan tersebut, Fadli Zon menyampaikan apresiasi atas kunjungan delegasi Palestina serta menegaskan komitmen pemerintah Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina.
“Kementerian Kebudayaan siap memberikan dukungan terhadap pengembangan fasilitas pendidikan, termasuk bagi anak-anak berkebutuhan khusus di Al-Quds. Kami juga akan memfasilitasi rekomendasi untuk penyelenggaraan seminar kemanusiaan di kampus-kampus Indonesia,” ujar Fadli.

Ia juga menyambut positif gagasan pembangunan Museum Genosida Palestina. Menurutnya, inisiatif tersebut memiliki nilai strategis dalam membangun kesadaran sejarah dan kemanusiaan di tengah masyarakat Indonesia.

Terkait rencana pengiriman personel TNI ke Gaza, Fadli menjelaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari misi kemanusiaan yang diinisiasi oleh Presiden Prabowo Subianto.

Personel yang dikirim terdiri dari unit medis dan zeni (teknik), yang akan berfokus pada rehabilitasi infrastruktur serta pemulihan trauma pascakonflik, bukan dalam kapasitas tempur.

Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh solidaritas. Sebagai simbol persahabatan dan harapan, Taysir menyerahkan pasir dari tanah Al-Quds yang melambangkan Masjid Al-Aqsa serta harapan akan kemerdekaan Palestina.

Sebagai balasan, Fadli Zon memberikan sebuah buku berjudul The History of Wayang, sebagai bentuk pertukaran budaya dan penguatan hubungan antar bangsa.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *