GSUU Soroti Kinerja DPRD dan Pemkab Musi Rawas, Jalan Rusak Disebut Bak Kubangan Kerbau

Berita Daerah391 Dilihat

DetikSR.id MUSI RAWAS – Kinerja DPRD dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Musi Rawas kembali menjadi sorotan. Gerakan Sumpah Undang-Undang (GSUU) menilai pemerintah daerah dan legislatif terkesan abai terhadap kondisi infrastruktur jalan yang rusak parah di wilayah tersebut.

Koordinator GSUU, Herman Sawiran, menegaskan bahwa keluhan masyarakat, khususnya di enam desa di Kecamatan Muara Lakitan, seharusnya tidak diabaikan. Menurutnya, kondisi jalan di wilayah itu sudah lama dikeluhkan warga, namun hingga kini belum mendapat penanganan serius.

“Kalau musim hujan, jalan berubah jadi lumpur. Saat kemarau, dipenuhi debu. Ini bukan kondisi yang layak untuk akses masyarakat,” ujar Herman.

Ia mengungkapkan, hingga saat ini enam desa tersebut belum tersentuh pembangunan infrastruktur yang memadai. Padahal, akses jalan tersebut merupakan kebutuhan vital bagi aktivitas sehari-hari warga.

Herman menjelaskan, sebagian wilayah itu memang berada di kawasan Hutan Tanaman Industri (HTI) milik PT Musi Hutan Persada (MHP). Namun, menurutnya, hal itu tidak boleh menjadi alasan bagi pemerintah daerah dan DPRD untuk lepas tangan.

“Seharusnya DPRD dan Pemkab Musi Rawas bisa memperjuangkan ke pemerintah pusat agar pembangunan tetap dilakukan, meski berada di kawasan HTI,” tegasnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti kondisi jalan menuju Desa SP 9 HTI yang menjadi akses utama masyarakat. Jalan tersebut juga digunakan para pelajar tingkat SMP dan SMA yang setiap hari harus melintasi jalur rusak untuk menuju sekolah di wilayah SP 9 Cecar.

“Anak-anak sekolah setiap hari mempertaruhkan keselamatan mereka. Kalau terus dibiarkan, ini sangat berbahaya,” katanya.

Tak hanya berdampak pada keselamatan, kerusakan jalan juga menghambat aktivitas ekonomi warga. Kondisi ini dinilai bukan sekadar kelalaian, tetapi mencerminkan minimnya perhatian terhadap kepentingan publik.

GSUU pun mendesak agar pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memperbaiki infrastruktur tersebut, sehingga masyarakat dapat merasakan pemerataan pembangunan.

“Kami berharap jalan ini segera diperbaiki agar masyarakat juga bisa merasakan hasil pembangunan di Musi Rawas,” pungkasnya. ( Rif’at Achmad ).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *