Ibadah Peneguhan 3 Orang Situa Pelayan Gereja Berlangsung Dengan Tertib dan Khidmat

Berita Daerah110 Dilihat

DetikSR.id Parung panjang Bogor – peneguhan dan pengukuhan pelayan gereja berlangsung dengan tertib dan khidmat.pada Minggu pagi 19/07/2026

Dalam prosesi ini terlihat tiga orang calon pelayan berdiri di depan mimbar mengenakan jubah putih lengkap dengan pita merah tua, masing-masing memegang sertifikat peneguhan, St Antoni Sipayung/br Simanungkalit, St.Samuel marnasib Gultom/br.Simorangkir, St.I br,Sinaga/Tambunan.

Prosesi disaksikan langsung oleh para pendeta serta jemaat yang hadir dengan tertib.

Acara diawali dengan nyanyian pujian; teks lagu yang ditampilkan pada layar TV menggunakan Bahasa Batak Toba, merujuk pada Buku Ende No. 140 ayat 3.

Selanjutnya dilaksanakan pembacaan firman Tuhan dan doa peneguhan yang dipimpin oleh pendeta amang J.Butar-Butar dan pengkhotbah amang Pendeta Arianto Simanungkalit, M.Th, di sisi kiri area panggung juga terlihat tim pemusik yang mendukung kelancaran ibadah.

Ruang ibadah dihias dengan latar bertuliskan kalimat rohani, salib sebagai pusat perhatian, serta perpaduan hiasan warna merah dan hijau. Jemaat yang hadir tampak mengenakan busana resmi dan batik, mencerminkan rasa hormat serta kebersamaan dalam keberagaman.

Prosesi ini menandai dimulainya ketiga orang Situa pelayan tersebut untuk melayani jemaat serta mengemban tugas pelayanan di lingkungan gereja dan masyarakat sekitar.

Selanjutnya di tempat yang sama Pendeta Jonatan Butar-butar selaku pimpinan HKBP perumnas Parungpanjang, dirinya menuturkan,”
Yang pasti, kita mengucap syukur kepada Tuhan sebab ketiga Calon Sintua yang selama ini telah menjalani masa pembelajaran empat tahun, pada hari ini akhirnya menerima penahbisan. Empat tahun bukanlah waktu yang singkat, namun juga bukan waktu yang dirasa cukup bagi seorang pelayan untuk benar-benar merasa siap dalam menerima panggilan pelayanan ini.

Maka dari itu, mari kita dukung dan doakan, agar ketiganya dipimpin, dimampukan, dan dilayakkan Tuhan dalam menjalani tugas panggilan pelayanan di dalam hidupnya. Agar dalam pelayanannya nama Tuhan dipermuliakan. tutur Pendeta Jonatan Butar-Butar

penulis: Hendrik L Tobing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *