Kemenkop dan Kemenpar Dorong Transformasi Pokdarwis Menjadi Koperasi, Perkuat Ekonomi Desa Wisata

Berita64 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Kementerian Koperasi (Kemenkop) bersama Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memperkuat sinergi dalam mendorong pengembangan sektor pariwisata berbasis masyarakat melalui program integrasi dan transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) menjadi badan usaha koperasi.

Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing destinasi wisata daerah sekaligus memperkuat perekonomian masyarakat setempat.
Program tersebut resmi diluncurkan dalam acara Launching Integrasi dan Transformasi Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Melalui Koperasi yang digelar di Pendopo Pantai Tanjung Kelayang, Belitung.

Ferry Juliantono mengatakan transformasi Pokdarwis menjadi koperasi bertujuan mengubah pengelolaan usaha pariwisata yang selama ini bersifat informal menjadi lebih profesional, terstruktur, akuntabel, dan memiliki daya saing yang lebih kuat.

Menurutnya, dengan berbadan hukum koperasi, pengelola destinasi wisata akan lebih mudah memperoleh akses pembiayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan kelembagaan dan usaha, hingga dukungan sarana dan prasarana dari pemerintah.

“Dengan begitu koperasi akan memiliki kemudahan akses pembiayaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, pendampingan kelembagaan dan usaha, serta fasilitasi sarana dan prasarana pariwisata dari pemerintah,” katanya dalam keterangan tertulis pada (5/7/2026).

Ia menambahkan, integrasi tersebut juga membuka peluang yang lebih luas bagi koperasi untuk berkembang sekaligus memastikan manfaat ekonomi sektor pariwisata dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Ferry optimistis program percontohan yang dimulai di Kabupaten Belitung akan menjadi model pengembangan pariwisata berbasis koperasi di berbagai daerah di Indonesia.
“Harapannya dengan transformasi Pokdarwis menjadi koperasi ini bisa menjadi instrumen baru bagi pengembangan kegiatan pariwisata dan juga kegiatan pendukung pariwisata yang manfaatnya tentu kembali kepada masyarakat,” katanya.

Kemenkop, lanjut Ferry, akan terus melakukan pendampingan dan pembinaan agar koperasi yang terbentuk mampu berkembang secara optimal. Selain itu, kegiatan usaha koperasi nantinya dapat dikolaborasikan dengan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih untuk memperkuat ekosistem ekonomi masyarakat desa.

Ia juga menyatakan pemerintah akan terus mendukung Pemerintah Kabupaten Belitung agar mampu mengembangkan sektor pariwisata yang kompetitif, sehingga mampu menarik lebih banyak wisatawan domestik maupun mancanegara, meningkatkan pendapatan daerah, serta memperluas kesejahteraan masyarakat.

Sementara itu, Widiyanti Putri Wardhana menjelaskan bahwa program integrasi dan transformasi Pokdarwis melalui koperasi diterapkan di delapan desa wisata yang dipilih sebagai wilayah percontohan, termasuk Belitung.

Menurutnya, selama ini Pokdarwis telah menjadi ujung tombak pengembangan desa wisata, namun sebagian besar belum memiliki legalitas sebagai badan usaha. Oleh karena itu, koperasi diharapkan menjadi wadah yang mampu memperkuat kelembagaan masyarakat sekaligus meningkatkan kapasitas usaha dan nilai tambah sektor pariwisata.

“Kita ingin membangun ekosistem pariwisata yang tidak hanya menarik untuk dikunjungi, tetapi juga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat. Semoga melalui integrasi ini menjadi babak baru bagi desa wisata yang kuat kelembagaannya dan semakin sejahtera masyarakatnya,” ujar Widiyanti.

Pada kesempatan yang sama, Djoni Alamsyah Hidayat menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Belitung dalam menjadikan koperasi sebagai motor penggerak ekonomi rakyat.

Ia mengajak seluruh kepala desa untuk memandang koperasi sebagai instrumen nyata dalam menciptakan lapangan kerja dan mengembangkan potensi ekonomi lokal, bukan sekadar memenuhi aspek administratif.

Menurut Djoni, Belitung memiliki cita-cita besar untuk dikenal dunia bukan hanya karena keindahan pantainya, tetapi juga sebagai daerah yang memiliki koperasi-koperasi modern, sehat, dan mampu menggerakkan ekonomi masyarakat.

“Jika mendapat dukungan pemerintah pusat, kami yakin kepercayaan investor akan meningkat, ekonomi masyarakat semakin bergerak, dan posisi Belitung sebagai destinasi pariwisata kelas dunia akan semakin kuat,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut juga dilaksanakan deklarasi integrasi dan transformasi Pokdarwis menjadi koperasi yang ditandai dengan penandatanganan komitmen bersama antara para Ketua Pokdarwis, Ketua Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, serta dinas terkait di Kabupaten Belitung sebagai bentuk sinergi dalam membangun ekosistem pariwisata berbasis koperasi yang berkelanjutan.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *