Menhan RI dan Jepang Bahas Penguatan Kerja Sama Kemitraan Strategis Pertahanan Yang Saling Menguntungkan

Nasional48 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Sjafrie Sjamsoeddin, membahas penguatan kerja sama di bidang pertahanan dengan Menteri Pertahanan Jepang, Shinjiro Koizumi, dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Jepang. Pertemuan tersebut digelar setelah Sjafrie menyelesaikan kunjungan kerja ke Pentagon, Amerika Serikat, sebagai bagian dari rangkaian diplomasi pertahanan Indonesia dengan sejumlah mitra strategis.

Kepala Biro Informasi Pertahanan (Karo Infohan) Sekretariat Jenderal Kementerian Pertahanan RI, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, dalam keterangannya di Jakarta, pada (17/4/2026), menjelaskan bahwa pertemuan kedua menteri pertahanan itu membahas sejumlah isu strategis terkait kerja sama pertahanan kedua negara.

“Secara umum yang dibahas adalah penguatan kerja sama pertahanan Indonesia–Jepang, khususnya di bidang maritim, serta komitmen kedua pihak untuk terus mendorong kerja sama yang saling menguntungkan sesuai kebutuhan dan prioritas masing-masing negara,” ujar Rico.

Menurut dia, sektor maritim menjadi salah satu fokus utama pembahasan mengingat posisi strategis Indonesia dan Jepang sebagai negara maritim di kawasan Indo-Pasifik.

Kerja sama tersebut dinilai penting dalam menjaga stabilitas kawasan, meningkatkan keamanan jalur pelayaran, serta memperkuat kapasitas pertahanan laut kedua negara.
Meski demikian, Rico tidak merinci bentuk atau program kerja sama spesifik yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Namun, ia menegaskan bahwa seluruh rencana kerja sama yang sedang dijajaki akan memberikan manfaat nyata bagi Indonesia.

Ia juga menambahkan, hubungan bilateral Indonesia dan Jepang di bidang pertahanan selama ini telah terjalin dengan baik dan terus berkembang seiring meningkatnya tantangan keamanan regional maupun global.
“Pertemuan itu juga menjadi bagian dari komunikasi strategis kedua negara untuk menindaklanjuti peluang kerja sama pertahanan ke depan,” kata Rico.

Pertemuan Sjafrie dan Koizumi dinilai menjadi langkah penting dalam memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan Jepang, khususnya dalam menghadapi dinamika keamanan kawasan Asia-Pasifik yang terus berkembang.

Selain itu, dialog intensif antarpejabat tinggi pertahanan kedua negara diharapkan dapat membuka peluang kolaborasi baru di masa mendatang, termasuk peningkatan kapasitas sumber daya manusia, teknologi pertahanan, serta latihan bersama.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *