Menkeu Purbaya Tegaskan APBN Dukung Penuh Sekolah Rakyat, Untuk Perluas Akses Pendidikan Berkualitas dan Memutus Rantai Kemiskinan

Berita97 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung penuh pembiayaan Program Sekolah Rakyat melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto tersebut diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu sekaligus mencetak generasi unggul Indonesia.

Penegasan itu disampaikan Purbaya saat meninjau pelaksanaan Program Sekolah Rakyat di Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 2 Kota Surabaya yang berlokasi di Kecamatan Bulak, Kota Surabaya, Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya menyampaikan bahwa Kementerian Keuangan mendapat mandat untuk memastikan ketersediaan anggaran agar Program Sekolah Rakyat dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

“Saya diperintah menyediakan anggaran Sekolah Rakyat. Belajarnya yang semangat ya, biar jadi menteri, biar jadi orang kaya,” ujar Purbaya kepada para siswa.

Ia menekankan bahwa pendidikan merupakan salah satu kunci utama untuk meningkatkan kualitas hidup dan mobilitas sosial masyarakat. Karena itu, para siswa diminta memanfaatkan kesempatan belajar yang telah diberikan pemerintah dengan sebaik-baiknya.

“Jadi ini Program Pak Prabowo. Semoga adik-adik jadi orang pintar. Jangan malas belajar ya,” kata Purbaya dalam keterangannya pada (1/8/2026).

Purbaya juga mengingatkan agar seluruh fasilitas pendidikan yang telah dibangun dengan anggaran negara dimanfaatkan secara maksimal untuk menunjang proses belajar dan pembentukan karakter para peserta didik.
“Fasilitas sekolah ini harus benar-benar dimanfaatkan dengan baik,” tambahnya.

Dalam kunjungan tersebut, Menkeu berdialog langsung dengan para siswa, guru, serta tenaga pendidik. Ia menjelaskan bahwa salah satu tugas Kementerian Keuangan adalah memastikan pendanaan Program Sekolah Rakyat tetap tersedia sehingga pelaksanaannya dapat berlangsung secara berkesinambungan.

Program Sekolah Rakyat sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk menghadirkan pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.

Selain meningkatkan akses pendidikan, program ini juga bertujuan membangun harapan baru bagi lahirnya generasi yang cerdas, berdaya saing, berkarakter, dan siap menjadi pemimpin bangsa di masa depan.

Sekolah Rakyat Terintegrasi 2 Kota Surabaya dibangun di atas lahan seluas 6,6 hektare dengan nilai kontrak pembangunan mencapai Rp3,52 triliun serta pagu anggaran sebesar Rp3,82 triliun.

Hingga saat ini, realisasi anggaran pembangunan telah mencapai sekitar Rp3,21 triliun.
Sekolah tersebut mengusung konsep pendidikan terintegrasi yang menggabungkan jenjang Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas (SMA) dalam satu kawasan pendidikan.

Para siswa tidak hanya mengikuti kegiatan belajar mengajar, tetapi juga tinggal di asrama yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung guna menunjang proses pembelajaran, pembinaan karakter, serta pengembangan potensi peserta didik.

Pada Tahun Ajaran 2026/2027, SR Terintegrasi 2 Kota Surabaya menampung sebanyak 270 peserta didik yang terdiri atas 30 siswa jenjang SD, 120 siswa SMP, dan 120 siswa SMA, termasuk 98 siswa kelas XI.

Seluruh peserta didik direkrut melalui skema Program Keluarga Harapan (PKH) sebagai upaya memastikan bantuan pendidikan diberikan secara tepat sasaran kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Kegiatan belajar mengajar didukung oleh 131 tenaga pendidik dan kependidikan, yang terdiri atas 41 guru, 37 wali asuh, 10 wali asrama, serta 43 tenaga pendukung lainnya yang mendampingi aktivitas siswa selama tinggal di lingkungan asrama.

Sementara itu, Kepala Sekolah SR Terintegrasi 2 Kota Surabaya, Prapti Wardani, menyampaikan apresiasinya atas kunjungan Menteri Keuangan yang dinilai memberikan motivasi besar bagi seluruh warga sekolah.

“Kunjungan Pak Menkeu memberikan semangat kepada para siswa, guru, dan tenaga pendidik. Sarananya juga begitu bagus, maka harapan kami semoga sukses untuk Program Sekolah Rakyat,” ujar Prapti.

Pemerintah berharap Program Sekolah Rakyat dapat menjadi salah satu instrumen strategis dalam memutus rantai kemiskinan antargenerasi melalui pendidikan yang berkualitas, sehingga semakin banyak anak Indonesia memiliki kesempatan meraih masa depan yang lebih baik.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *