Menko Polkam: Taklimat Prabowo Jadi Penyegaran Untuk Perkuat Dukungan terhadap Program Pemerintah

Berita83 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman mengatakan taklimat Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran TNI dan Polri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada (7/10/2026), menjadi momentum penyegaran bagi aparat pertahanan dan keamanan dalam mendukung program pemerintah.

Dudung mengatakan pengarahan tersebut berkaitan dengan berbagai aspek yang menjadi perhatian pemerintah, terutama sektor keamanan dan pertahanan. Namun, dia tidak merinci materi taklimat yang disampaikan Presiden dalam pertemuan yang berlangsung tertutup tersebut.

“Ya, beliau sering menyampaikan tentang penyegaran-penyegaran dalam rangka mendukung program pemerintah, kaitannya masalah keamanan, masalah pertahanan, itu saja,” kata Dudung di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, pada (7/10/2026).

Menurut Dudung, peserta yang hadir dalam agenda tersebut tidak hanya berasal dari kalangan perwira aktif TNI dan Polri. Sejumlah purnawirawan juga turut hadir, termasuk mantan kepala staf dari matra darat, laut, dan udara serta mantan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Kehadiran para purnawirawan tersebut menunjukkan bahwa forum taklimat tidak hanya melibatkan struktur komando aktif, tetapi juga mempertemukan sejumlah tokoh senior yang memiliki pengalaman panjang dalam bidang pertahanan dan keamanan.

Sebelumnya, Presiden Prabowo mengumpulkan sekitar 800 pejabat tinggi TNI dan Polri di Lapangan Tengah, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu pagi.

Sejumlah pejabat yang terlihat tiba di Istana antara lain Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Mohamad Tonny Harjono, serta Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto.

Suharyanto sebelumnya membenarkan bahwa kedatangan para pejabat tersebut berkaitan dengan agenda pengarahan Presiden.

“Nanti kita dengar ya, arahan Bapak Presiden,” kata Suharyanto.

Materi lengkap taklimat belum disampaikan kepada publik karena agenda tersebut berlangsung tertutup. Namun, keterangan Dudung menunjukkan bahwa pengarahan Presiden setidaknya diarahkan pada upaya penyegaran dan penguatan dukungan jajaran pertahanan dan keamanan terhadap pelaksanaan program pemerintah.

Taklimat tersebut digelar hanya dua hari setelah Presiden Prabowo memimpin upacara peringatan HUT ke-81 TNI di Lapangan Prima, Markas Besar TNI, Cilangkap, Jakarta.

Dalam amanatnya pada peringatan tersebut, Prabowo menegaskan kembali jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara nasional, dan tentara pejuang. Presiden juga menekankan bahwa kekuatan TNI tidak dapat dipisahkan dari rakyat serta meminta institusi pertahanan itu terus menyesuaikan diri dengan perkembangan ancaman yang semakin kompleks.

Peringatan HUT ke-81 TNI tahun ini mengusung tema “TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.” Pemerintah menempatkan momentum tersebut sebagai bagian dari penguatan profesionalisme, kesiapan, dan kemampuan adaptasi TNI dalam menghadapi dinamika lingkungan strategis.

Dalam amanatnya, Prabowo juga menekankan pentingnya TNI untuk terus belajar, berlatih, serta menjadi kekuatan yang profesional, responsif, modern, inovatif, dan adaptif dalam menghadapi berbagai bentuk ancaman.

Karena itu, pertemuan di Istana pada 7 Oktober menjadi forum lanjutan yang mempertemukan jajaran pimpinan TNI-Polri dengan Presiden setelah momentum peringatan HUT TNI.

Meski rincian materi pengarahan belum dibuka, pemerintah melalui Menko Polkam menempatkan agenda tersebut sebagai bagian dari penyegaran dan penguatan koordinasi di bidang pertahanan dan keamanan.

Dengan melibatkan pejabat aktif sekaligus sejumlah purnawirawan, taklimat tersebut juga menjadi forum yang mempertemukan pengalaman senior dengan jajaran yang saat ini menjalankan tugas di struktur pertahanan dan keamanan negara.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *