Pemprov DKI Tegaskan Tak Ada Penyelewengan Hampir 7 Ton Ikan Sapu-Sapu Dimusnahkan Dalam Operasi Massal Diawasi Ketat

Berita36 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) memastikan tidak ada penyelewengan terhadap ribuan ikan sapu-sapu hasil operasi penangkapan di wilayah ibu kota. Seluruh ikan yang berhasil ditangkap langsung dimusnahkan dengan cara dikubur di bawah pengawasan ketat petugas.

Kepala Dinas KPKP DKI Jakarta, Hasudungan A. Sidabalok, menegaskan bahwa seluruh proses penanganan hasil tangkapan dilakukan sesuai prosedur dan tidak ada satu pun ikan yang diperjualbelikan secara ilegal.
“Tidak ada penyalahgunaan karena semuanya langsung dikubur dan diawasi oleh tim DKPKP wilayah,” ujar Hasudungan dalam keterangannya di Jakarta, (19/4/2026).

Ia menambahkan, pihaknya memastikan tidak ada ikan sapu-sapu hasil tangkapan petugas yang dijual sepihak kepada pedagang. Menurutnya, proses pemusnahan dilakukan secara ketat dan transparan.

Hasudungan menjelaskan, operasi pemberantasan ikan sapu-sapu di Jakarta dilaksanakan dalam tiga tahapan strategi, yakni jangka pendek, menengah, dan panjang.

Pada tahap jangka pendek, petugas melakukan operasi penangkapan secara masif dan serentak di berbagai titik perairan Jakarta.

Hasilnya, hampir 7 ton ikan sapu-sapu berhasil diamankan dalam satu hari operasi.
Untuk tahap jangka menengah, kegiatan penangkapan akan dilakukan secara rutin dan berkelanjutan.

Langkah ini akan dibarengi dengan program pembersihan sungai dan saluran air di Jakarta guna memulihkan kualitas lingkungan perairan.
Sementara itu, pada tahap jangka panjang, Pemprov DKI akan melibatkan kalangan akademisi dan peneliti guna mencari teknologi yang paling tepat untuk mengendalikan populasi ikan invasif tersebut.
“Tahapan jangka panjang akan melibatkan akademisi untuk mencari teknologi yang tepat untuk mengendalikan ikan sapu-sapu,” tutur Hasudungan.

Berdasarkan data yang dihimpun KPKP DKI Jakarta, sebanyak 68.880 ekor ikan sapu-sapu berhasil ditangkap hanya dalam satu hari, dengan total berat mencapai 6,98 ton.
“Berdasarkan data yang dihimpun, total ikan sapu-sapu yang ditangkap mencapai 68.880 ekor dengan berat sekitar 6,98 ton,” kata Hasudungan.

Puluhan ribu ikan tersebut ditangkap di lima wilayah administrasi DKI Jakarta. Jumlah tangkapan terbanyak berasal dari Jakarta Selatan, disusul Jakarta Timur, dan Jakarta Pusat.

Operasi besar-besaran ini merupakan bagian dari komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk menekan populasi ikan sapu-sapu yang selama ini dinilai merusak ekosistem sungai dan waduk.
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa populasi ikan sapu-sapu di perairan Jakarta kini telah menembus lebih dari 60 persen dari total populasi ikan yang ada.

Menurut Pramono, selain mengganggu keseimbangan ekosistem, ikan sapu-sapu juga berisiko bagi kesehatan manusia jika dikonsumsi karena memiliki kandungan residu yang tinggi dalam tubuhnya.

Pemprov DKI memastikan kegiatan penangkapan ikan sapu-sapu akan terus dilakukan secara berkala sebagai langkah menjaga keseimbangan lingkungan serta melindungi ekosistem perairan Jakarta dari dominasi spesies invasif tersebut.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *