Prabowo: Kemajuan Bangsa Ditentukan Kemampuan Memanfaatkan Potensi Akademisi dan Ilmuwan, Bersinergi Wujudkan Indonesia Maju

Nasional67 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa kemajuan sebuah negara sangat ditentukan oleh kemampuan memanfaatkan potensi para akademisi, ilmuwan, peneliti, dan perguruan tinggi.

Menurutnya, bangsa yang mampu menggerakkan kekuatan ilmu pengetahuan dan sumber daya manusia unggul akan memiliki peluang lebih besar untuk menjadi negara maju.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat membuka Sarasehan Kebangsaan Konvensi Sains, Teknologi, dan Industri Indonesia (KSTI) yang digelar di Jakarta Convention Center, pada (26/6/2026).

Kegiatan itu dihadiri sekitar 2.600 peserta yang terdiri atas rektor, dosen, guru besar, ilmuwan, peneliti, serta pimpinan perguruan tinggi negeri dan swasta dari berbagai daerah di Indonesia.

Dalam sambutannya, Presiden mengajak seluruh sivitas akademika untuk mengarahkan pemikiran, hasil riset, serta inovasi yang dimiliki demi mempercepat pembangunan nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Saya selalu berpendapat bahwa para guru besar adalah orang-orang yang terpintar dari sebuah negara. Jadi, kalau negara mau bangkit, negara mau maju, memang harus dimanfaatkan atau digerakkan potensi dan kemampuan dari kampus-kampus, dari universitas,” ujar Prabowo.

Presiden menegaskan, sejak awal dirinya menyadari pentingnya peran akademisi dalam pembangunan nasional. Karena itu, pemerintah melibatkan banyak profesor dan pakar di berbagai bidang strategis pemerintahan agar setiap kebijakan yang diambil memiliki landasan ilmiah yang kuat.

“Saya dari awal sadar peran penting para ilmuwan, para guru besar. Karena itu, hampir di setiap bidang pemerintahan yang kunci, saya ikut sertakan profesor-profesor dalam posisi-posisi yang sangat menentukan,” katanya.

Prabowo juga menjelaskan bahwa kebijakan tersebut sejalan dengan prinsip kepemimpinan yang diyakininya.

Menurutnya, seorang pemimpin ibarat nakhoda kapal yang tidak dapat bekerja sendiri, melainkan membutuhkan awak yang kompeten agar kapal dapat berlayar dengan aman hingga mencapai tujuan.

Ia menekankan bahwa faktor terpenting dalam pembangunan bukan hanya teknologi atau peralatan yang dimiliki, melainkan kualitas sumber daya manusia yang mengoperasikan nya.

“It is not the technology, it is not the equipment. It is the man and the woman behind the equipment. Percuma kita punya pesawat yang paling canggih kalau pilotnya tidak handal,” ujar Presiden.

Selain menyoroti pentingnya peran akademisi, Prabowo juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk mengedepankan persatuan dan mencari titik temu di tengah berbagai perbedaan pandangan.

Menurutnya, seluruh akademisi yang hadir memiliki tujuan yang sama, yakni mencintai Indonesia dan ingin memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan bangsa.

“Saya beranggapan di sini semuanya adalah anak Indonesia yang cinta bangsanya dan rakyatnya. Dengan premis tadi, saya kira dalam perbedaan kita harus bisa mencari titik-titik kebersamaan,” kata Prabowo.

Presiden kemudian mengingatkan bahwa sejarah telah menunjukkan keberhasilan suatu bangsa sangat ditentukan oleh kemampuan para elite, termasuk kalangan intelektual, untuk bekerja sama membangun negara.

Sebaliknya, negara yang para elitnya terus terpecah dan gagal bersinergi cenderung sulit mencapai potensi terbaiknya.
Mengacu pada berbagai pelajaran sejarah yang dipelajarinya, Prabowo menilai persatuan di kalangan pemimpin, ilmuwan, dan akademisi merupakan modal utama untuk mewujudkan Indonesia sebagai negara maju, berdaya saing, serta mampu menghadapi tantangan global.

Melalui forum Sarasehan Kebangsaan KSTI tersebut, Presiden berharap sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga riset, dan dunia industri semakin kuat sehingga inovasi yang dihasilkan dapat diterapkan secara nyata untuk mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkuat daya saing nasional, dan meningkatkan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *