Prabowo Tegaskan Petani dan Nelayan Tulang Punggung Republik, Pemerintah Berkomitmen Tingkatkan Kesejahteraan

Nasional31 Dilihat

DetikSR.id Gorontalo, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa petani dan nelayan merupakan tulang punggung Republik Indonesia karena peran strategis mereka dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden saat menghadiri acara puncak Pekan Nasional Kontak Tani dan Nelayan Andalan (Penas KTNA) XVII Tahun 2026 yang digelar di GOR David-Tony Sports Center, Limboto, Kabupaten Gorontalo, pada (24/6/2026).

Di hadapan puluhan ribu peserta yang terdiri atas kelompok tani, nelayan, penyuluh pertanian, dan pelaku usaha sektor pangan dari berbagai daerah di Indonesia, Presiden menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kerja keras para petani serta nelayan yang selama ini menjadi ujung tombak penyediaan pangan nasional.

“Terima kasih seluruh masyarakat tani dan nelayan Indonesia. Terima kasih atas kerja keras saudara-saudara. Perjalanan kita masih jauh, tetapi saudara-saudara telah membuktikan semangat yang luar biasa sebagai produsen pangan bangsa. Saudara-saudara sesungguhnya adalah tulang punggung Republik ini,” ujar Presiden Prabowo dalam sambutannya.

Presiden menekankan bahwa sektor pertanian dan perikanan memiliki peran vital dalam menjaga kedaulatan bangsa.

Menurutnya, kekuatan suatu negara tidak hanya ditentukan oleh sektor industri dan teknologi, tetapi juga oleh kemampuan memenuhi kebutuhan pangan rakyat secara mandiri.

Karena itu, Presiden memastikan pemerintahannya akan terus memberikan perhatian besar terhadap peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan melalui berbagai program strategis, mulai dari peningkatan produksi, penyediaan sarana dan prasarana, hingga perlindungan terhadap hasil usaha masyarakat di sektor pangan.

“Pemerintah yang saya pimpin bekerja keras tanpa mengenal hari libur. Kami terus bekerja siang dan malam mencari jalan terbaik agar uang rakyat bisa dijaga, tidak dicuri, tidak diambil oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab, dan agar bangsa Indonesia menjadi tuan di rumah sendiri,” kata Presiden.

Prabowo juga menegaskan bahwa upaya mewujudkan swasembada pangan dan memperkuat ketahanan pangan nasional menjadi salah satu prioritas utama pemerintah.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan sektor pangan akan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani dan nelayan di seluruh Indonesia.

Penas KTNA XVII sendiri merupakan ajang nasional yang mempertemukan para pelaku utama sektor pertanian dan perikanan dari seluruh provinsi di Indonesia untuk berbagi pengalaman, inovasi, teknologi, serta memperkuat jaringan kerja sama dalam pembangunan sektor pangan.

Kegiatan ini telah berlangsung sejak 20 Juni 2026 dan mencapai puncaknya dengan kehadiran Presiden Republik Indonesia.

Dalam kesempatan tersebut, Presiden Prabowo juga menerima penghargaan tertinggi dari KTNA Nasional berupa Lencana Emas Adhi Bhakti Tani Nelayan Maha Utama.

Penghargaan tersebut disematkan langsung oleh Ketua Umum KTNA Nasional, Yadi Sofyan Noor, sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan Presiden terhadap pembangunan sektor pertanian dan perikanan nasional.

Pemberian penghargaan itu disambut meriah oleh ribuan peserta yang memadati arena kegiatan.

Mereka menilai perhatian pemerintah terhadap sektor pangan menjadi harapan besar bagi peningkatan kesejahteraan petani dan nelayan di masa mendatang.

Turut mendampingi Presiden dalam acara tersebut sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Kehadiran Presiden dalam Penas KTNA XVII menjadi simbol dukungan pemerintah terhadap para petani dan nelayan sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional.

Pemerintah berharap sinergi antara negara, petani, dan nelayan dapat semakin kuat untuk mewujudkan Indonesia yang mandiri, berdaulat, dan mampu memenuhi kebutuhan pangan rakyat secara berkelanjutan.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *