Presiden Prabowo Minta Perwira TNI-Polri Waspadai Ancaman Perang Siber dan Kuasai Teknologi AI

Nasional75 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Presiden Prabowo Subianto meminta para perwira remaja TNI dan Polri mewaspadai perubahan bentuk ancaman terhadap Indonesia yang semakin kompleks.

Menurut Prabowo, ancaman terhadap kedaulatan negara saat ini tidak lagi hanya berupa serangan militer, tetapi juga dapat muncul melalui perang siber, perang informasi, hingga kejahatan lintas negara.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo dalam amanatnya pada Upacara Prasetya Perwira (Praspa) TNI dan Polri Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta, pada (22/7/2026).

“Dunia sedang berubah dengan sangat cepat. Persaingan antara negara semakin ketat. Ancaman tidak lagi hanya datang dari senjata. Ancaman datang melalui perang siber, perang informasi, narkotika, penyelundupan, kejahatan lintas negara, dan upaya melemahkan bangsa melalui infiltrasi budaya,” kata Prabowo.

Presiden menilai perubahan lanskap keamanan global tersebut menuntut aparat pertahanan dan keamanan memiliki kemampuan untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi.

Ancaman yang bersifat nonkonvensional, kata dia, harus diantisipasi melalui penguatan kapasitas sumber daya manusia, penguasaan teknologi, serta kesiapan menghadapi berbagai bentuk peperangan modern.

Prabowo karena itu meminta para perwira remaja TNI dan Polri mempersiapkan diri menghadapi tantangan keamanan yang terus berkembang.

Mereka diminta tidak hanya memiliki kemampuan dalam menjalankan tugas konvensional, tetapi juga memahami teknologi strategis yang kini menjadi bagian penting dalam pertahanan dan keamanan nasional.

“Kuasai ilmu pengetahuan dan teknologi, kuasai kecerdasan buatan, sistem siber, teknologi nirawak, dan bahasa asing,” ujar Prabowo.

Menurut Prabowo, penguasaan teknologi dan ilmu pengetahuan menjadi semakin penting seiring dengan perubahan karakter ancaman.

Kecerdasan buatan, sistem siber, dan teknologi nirawak kini berkembang pesat dan berpotensi memengaruhi pola peperangan serta penegakan keamanan di masa depan.

Di tengah persaingan global yang semakin ketat, Prabowo juga menekankan pentingnya membangun ketahanan nasional di berbagai sektor strategis.

Indonesia, kata dia, harus memiliki kemampuan untuk berdiri di atas kekuatan sendiri dan tidak bergantung sepenuhnya pada negara lain.

“Karena itu, Indonesia harus kuat. Kita harus mandiri. Mandiri dalam pangan, energi, teknologi, industri pertahanan, dan ilmu pengetahuan,” katanya.

Prabowo menegaskan bahwa kemandirian nasional merupakan bagian penting dari upaya menjaga kedaulatan negara. Ketahanan di sektor pangan, energi, teknologi, industri pertahanan, dan ilmu pengetahuan dinilai akan memperkuat posisi Indonesia dalam menghadapi dinamika geopolitik dan persaingan antarnegara.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo juga mengingatkan para perwira remaja bahwa mereka merupakan generasi penerus yang akan memegang tanggung jawab besar dalam menjaga kedaulatan dan keamanan negara.

Para perwira tersebut diharapkan mampu menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi kepentingan bangsa dan negara.

Selain kemampuan profesional dan penguasaan teknologi, Prabowo menekankan pentingnya karakter, disiplin, integritas, dan jiwa kepemimpinan.

Menurut dia, kemajuan teknologi harus diimbangi dengan kualitas moral dan karakter yang kuat agar kekuatan yang dimiliki dapat digunakan untuk kepentingan bangsa.

Para perwira remaja TNI dan Polri pun diharapkan dapat menjadi pemimpin yang adaptif terhadap perubahan zaman. Mereka dituntut mampu membaca perkembangan lingkungan strategis, menghadapi ancaman baru, serta mengambil keputusan secara tepat dalam situasi yang semakin kompleks.

Namun, Prabowo mengingatkan bahwa kemampuan beradaptasi dengan perkembangan zaman tidak boleh membuat nilai-nilai pengabdian kepada bangsa dan negara ditinggalkan.

Profesionalisme, loyalitas, disiplin, dan keberanian dalam menjalankan tugas tetap menjadi fondasi utama bagi setiap perwira.

Dengan bekal ilmu pengetahuan, teknologi, serta karakter kepemimpinan yang kuat, Prabowo berharap para perwira remaja TNI dan Polri mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan menghadapi berbagai tantangan keamanan di masa mendatang.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *