Presiden Prabowo Pastikan Manfaat Idul Adha 2026 Lebih Luas Lewat Penyaluran 1.098 Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia, Dukung Peternak Lokal

Berita132 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Presiden Prabowo Subianto menyalurkan sebanyak 1.098 ekor sapi kurban untuk perayaan Idul Adha 1447 Hijriah/2026. Hewan kurban tersebut akan didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia, lembaga pendidikan, pondok pesantren, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama sebagai bagian dari program bantuan kemasyarakatan Presiden.

Wakil Menteri Sekretaris Negara, Juri Ardiantoro, mengatakan penyaluran sapi kurban tahun ini merupakan bentuk kepedulian Presiden terhadap masyarakat sekaligus upaya mendukung peternak lokal di berbagai daerah.
“Pada tahun ini, dalam rangka Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, Bapak Presiden berkenan menyerahkan bantuan sapi kurban sebanyak 1.098 ekor yang akan dibagikan kepada masyarakat melalui pemerintah daerah dan berbagai lembaga sosial keagamaan,” ujar Juri di Jakarta, pada (26/5/2026).

Dari total 1.098 ekor sapi kurban yang disiapkan, sebanyak 598 ekor dialokasikan untuk 552 pemerintah provinsi, kabupaten, dan kota di seluruh Indonesia.

Juri menjelaskan, jumlah sapi yang disalurkan lebih banyak daripada jumlah daerah penerima karena terdapat 46 daerah yang tidak memiliki sapi dengan bobot sesuai standar bantuan Presiden. Untuk mengatasi hal tersebut, pemerintah memberikan dua ekor sapi kepada masing-masing daerah tersebut sebagai pengganti satu sapi berukuran besar.
“Standar sapi bantuan Presiden memiliki bobot antara 800 kilogram hingga 1,3 ton. Karena di beberapa daerah tidak tersedia sapi dengan bobot tersebut, maka diberikan dua ekor sapi sebagai pengganti,” jelasnya.

Kebijakan ini dilakukan agar seluruh daerah tetap dapat menerima bantuan hewan kurban dengan nilai yang setara tanpa mengurangi kualitas maupun manfaat bagi masyarakat penerima.

Selain untuk pemerintah daerah, Presiden juga menyalurkan 500 ekor sapi kurban kepada berbagai lembaga sosial dan keagamaan, termasuk pondok pesantren, lembaga pendidikan, tokoh agama, serta tokoh masyarakat.

Menurut Juri, Presiden berharap daging kurban dari sapi-sapi tersebut dapat didistribusikan kepada masyarakat yang membutuhkan, sehingga manfaat perayaan Idul Adha dapat dirasakan lebih luas.
“Sebanyak 500 sapi akan disalurkan kepada lembaga pendidikan, pondok pesantren, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Harapannya, bantuan ini dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan di berbagai wilayah,” katanya.

Beragam Jenis Sapi Unggulan
Sapi kurban yang disalurkan Presiden berasal dari berbagai ras unggulan, antara lain:
* Simental
* Limousin
* Peranakan Ongole (PO)
* Brahman
* Angus
* Bali
* Friesian Holstein (FH)
* Belgian Blue
* Charolais

Selain memiliki bobot yang besar, seluruh sapi telah melalui pemeriksaan kesehatan dan mengantongi sertifikat kesehatan hewan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Bukan hanya berbobot besar, seluruh sapi juga telah memenuhi persyaratan kesehatan dan memiliki sertifikat sehat,” ujar Juri.

Program bantuan sapi kurban Presiden tahun ini dibiayai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang berasal dari program bantuan kemasyarakatan Presiden.
Besaran anggaran yang digunakan diperkirakan mencapai sekitar Rp100 miliar.

Nilai tersebut bervariasi karena harga sapi di setiap daerah berbeda-beda, dipengaruhi oleh bobot hewan dan lokasi pengadaan.
“Kurang lebih anggaran yang dikeluarkan mencapai Rp100 miliar. Harga sapi tentu berbeda di setiap daerah karena bobot dan kondisi pasar yang tidak sama,” jelas Juri.

Pengadaan 1.098 ekor sapi kurban dilakukan melalui koordinasi antara Kementerian Sekretariat Negara, Kementerian Pertanian, serta dinas peternakan dan kesehatan hewan di berbagai daerah.

Pemerintah juga bekerja sama dengan Asosiasi Peternak dan Penggemuk Sapi Indonesia dan para penyedia hewan kurban untuk memastikan kualitas serta kelayakan hewan yang disalurkan.
Menariknya, seluruh sapi kurban Presiden tahun ini berasal dari peternak lokal Indonesia.

Pemerintah berharap program tersebut dapat menjadi stimulus bagi para peternak untuk terus meningkatkan produktivitas dan kualitas ternaknya.
“Semua sapi berasal dari peternak lokal. Kami berharap momentum ini dapat mendorong peternak meningkatkan kualitas dan produktivitas sapi mereka, karena setiap tahun kebutuhan sapi kurban Presiden akan terus ada,” kata Juri.

Program bantuan sapi kurban Presiden tidak hanya bertujuan membantu masyarakat merayakan Idul Adha, tetapi juga menjadi upaya pemerintah dalam menggerakkan ekonomi peternakan rakyat. Dengan melibatkan peternak lokal dari berbagai daerah, program ini diharapkan mampu meningkatkan pendapatan peternak sekaligus memperkuat sektor peternakan nasional.

Melalui penyaluran 1.098 ekor sapi kurban dengan bobot hingga 1,3 ton, Presiden Prabowo menegaskan komitmennya untuk memastikan manfaat Idul Adha dapat dirasakan oleh masyarakat luas, sekaligus memberikan dukungan nyata kepada peternak dalam negeri.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *