Presiden Prabowo Resmikan Groundbreaking 13 Proyek Hilirisasi Energi, Mineral, dan Pertanian di Cilacap, Jadi Jalan Kebangkitan Indonesia

Nasional42 Dilihat

DetikSR.id Cilacap, Presiden Prabowo Subianto meresmikan peletakan batu pertama (groundbreaking) 13 proyek hilirisasi tahap II yang digelar di Kilang Pertamina RU IV Cilacap, Jawa Tengah, pada (29/4/2026).

Proyek-proyek strategis nasional tersebut memiliki nilai investasi mencapai sekitar Rp119 triliun dan menjadi bagian dari upaya besar pemerintah mendorong industrialisasi nasional berbasis sumber daya dalam negeri.

Dalam sambutannya, Presiden Prabowo menegaskan bahwa hilirisasi merupakan langkah nyata menuju kebangkitan ekonomi Indonesia sekaligus memperkuat kemandirian bangsa di berbagai sektor strategis.
“Groundbreaking hilirisasi tahap kedua mencakup 13 proyek hilirisasi senilai kurang lebih Rp119 triliun, meliputi 5 proyek sektor energi, 5 proyek sektor mineral, dan 3 proyek pertanian,” ujar Prabowo di hadapan jajaran menteri, pelaku industri, dan tamu undangan.

Ketiga belas proyek tersebut terbagi ke dalam tiga sektor utama yang dinilai menjadi tulang punggung pembangunan ekonomi nasional, yakni:

* 5 proyek sektor energi, termasuk penguatan kilang dan pengolahan energi nasional.
* 5 proyek sektor mineral, guna meningkatkan nilai tambah hasil tambang dalam negeri.
* 3 proyek sektor pertanian, untuk memperkuat ketahanan pangan dan industri berbasis hasil pertanian.

Presiden menegaskan bahwa agenda hilirisasi tidak akan berhenti pada tahap kedua. Pemerintah telah menyiapkan proyek lanjutan dalam beberapa fase berikutnya.

“Akan tambah 6 proyek dan terus akan kami tambah, mungkin ada tahap 4, 5, 6, dan seterusnya,” katanya.

Menurut Prabowo, hilirisasi bukan sekadar program ekonomi, tetapi strategi besar untuk membawa Indonesia menjadi negara maju yang mampu mengolah kekayaan alamnya sendiri.
“Hilirisasi adalah jalan menuju kebangkitan Indonesia yang kami lakukan di banyak bidang,” tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa pemerintahan yang dipimpinnya pada tahun pertama berfokus memperkuat pondasi pembangunan yang telah dirintis para presiden sebelumnya.

“Tahun pertama pemerintah yang saya pimpin adalah memperkuat fondasi yang sudah dilakukan Presiden terdahulu, dari Presiden pertama sampai ketujuh,” ujar Prabowo.

Presiden mengingatkan bahwa kebangkitan sebuah bangsa memerlukan perjuangan panjang dan kerja keras.

Menurutnya, keberhasilan nasional tidak dapat dicapai secara instan.
“Saya tegaskan di sini, kebangkitan suatu bangsa, keberhasilan suatu bangsa adalah pekerjaan yang berat, tidak ringan dari sejak kita merdeka,” katanya.

Ia pun mengungkapkan bahwa biasanya dirinya lebih memilih menghadiri acara peresmian proyek yang sudah selesai dibandingkan peletakan batu pertama. Namun, kali ini ia merasa perlu hadir karena besarnya arti penting proyek-proyek tersebut.

“Awal menjabat saya sampaikan kepada para menteri, tolong saya jangan diundang groundbreaking, yang ingin saya datangi adalah peresmian. Tapi karena ini begitu banyak dan begitu penting, saya merasa harus hadir. Ini bentuk semangat dan penghormatan,” tutur Prabowo.

Presiden menilai proyek hilirisasi yang dimulai hari ini bukanlah sesuatu yang datang secara tiba-tiba, melainkan hasil perencanaan dan pemikiran panjang lintas generasi.
“Proyek ini tidak jatuh dari langit, tapi dari buah pemikiran belasan mungkin puluhan tahun,” ujarnya.

Melalui program hilirisasi, pemerintah berharap Indonesia tidak lagi hanya mengekspor bahan mentah ke luar negeri, melainkan mampu memproduksi barang jadi dan produk turunan bernilai tinggi di dalam negeri.

Langkah tersebut diyakini akan membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan negara, memperkuat industri nasional, serta mendorong kesejahteraan masyarakat secara luas.
Dengan dimulainya 13 proyek hilirisasi tahap II ini, pemerintah menegaskan komitmennya menjadikan Indonesia sebagai pusat industri modern yang mandiri, kuat, dan berdaya saing global.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *