Presiden Prabowo Tegaskan Tak Ada Tanggal Merah di Kabinet Merah Putih, Yang Tak Sanggup Boleh Minggir

Nasional41 Dilihat

DetikSR.id Bali, Presiden Prabowo Subianto menegaskan bahwa jajaran Kabinet Merah Putih harus bekerja keras dan siap mengutamakan kepentingan rakyat. Hal itu disampaikan Prabowo saat meresmikan groundbreaking pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GWp di Jembrana, Bali, pada (25/8/2026).

Prabowo mengatakan pembangunan program energi tersebut tetap dilakukan meski bertepatan dengan hari libur nasional dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Menurutnya, pengabdian kepada bangsa dan negara menuntut kerja keras dan kesiapan untuk menjalankan tugas kapan pun dibutuhkan.

“Hari ini hari penting, walaupun libur, walaupun Maulid Nabi kita berjuang untuk rakyat kita. Memang di Kabinet Merah Putih mungkin hampir tidak ada tanggal merah,” kata Prabowo dalam sambutannya.

Presiden menyebut kondisi tersebut merupakan bagian dari risiko dalam menjalankan tugas sebagai pejabat pemerintahan. Ia menegaskan bahwa para anggota kabinet harus memahami konsekuensi dari tanggung jawab yang mereka emban.

“Dan itu risiko, risiko pengabdian. Yang tidak sanggup boleh minggir, banyak yang ingin menggantikan saudara,” ujar Prabowo.

Pernyataan tersebut disampaikan Prabowo untuk menekankan pentingnya komitmen dan kerja keras jajaran pemerintah dalam menjalankan berbagai program pembangunan. Ia meminta para pembantunya tidak menjadikan hari libur sebagai alasan untuk mengabaikan tugas negara.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut menyampaikan ucapan selamat memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW kepada umat Islam di Indonesia dan seluruh dunia.

Prabowo mengatakan momentum Maulid Nabi tidak hanya menjadi kesempatan untuk memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi pengingat bagi umat untuk terus berbuat dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Hari ini kita bisa berkumpul di launching dan groundbreaking program PLTS 100 GWp. Juga karena ini adalah Maulid Nabi, kelahiran Rasulullah SAW, kita, saya ucapkan selamat kepada seluruh umat Islam di seluruh dunia, juga saudara-saudara di mana pun berada,” kata Prabowo.

Menurut Prabowo, kehidupan beragama harus berjalan beriringan dengan kerja nyata. Ia mengajak masyarakat dan pemerintah untuk tidak hanya berdoa, tetapi juga berusaha keras mewujudkan kemajuan yang dapat dirasakan langsung oleh rakyat.

“Kita tetap bekerja karena kita juga menyadari kita sebagai insan yang bertakwa, selain berdoa, kita selalu menjunjung tinggi agama. Kita juga harus berkarya, bekerja keras untuk mengejar kemajuan nyata untuk rakyat kita,” lanjutnya.

Peresmian groundbreaking PLTS 100 GWp di Jembrana menjadi bagian dari agenda pemerintah dalam mendorong pengembangan energi baru dan terbarukan.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kapasitas energi nasional sekaligus mendukung upaya pemerintah meningkatkan pemanfaatan sumber energi bersih.

Prabowo menekankan bahwa pembangunan energi merupakan bagian penting dari upaya mengejar kemajuan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dengan pembangunan tersebut, pemerintah diharapkan dapat memperluas pemanfaatan energi surya sekaligus memperkuat ketahanan energi nasional.

Agenda pembangunan energi juga menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah mengejar pertumbuhan ekonomi dan menciptakan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

Di tengah peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Prabowo kembali menegaskan pesan utamanya kepada jajaran pemerintahan: pengabdian kepada negara membutuhkan kerja keras, disiplin, dan kesediaan untuk menempatkan kepentingan rakyat sebagai prioritas.

Ervinna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *