Presiden Prabowo Tinjau TPST Banyumas dan Proyek Hilirisasi Saat Kunker ke Jawa Tengah, Soroti Sampah Terpadu dan Penguatan Industri Nasional

Nasional43 Dilihat

DetikSR.id Jawa Tengah, Presiden Prabowo Subianto melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Jawa Tengah pada (28/4/2026), usai menjenguk korban kecelakaan Kereta Api (KA) di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi.

Dalam agenda kali ini, Prabowo dijadwalkan meninjau pengelolaan sampah terpadu hingga proyek strategis hilirisasi di wilayah tersebut.
Presiden Prabowo bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, menggunakan pesawat kepresidenan menuju Bandar Udara Tunggul Wulung, Kabupaten Cilacap.

Setibanya di lokasi, kedatangan Kepala Negara disambut langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Cilacap Ammy Amalia Fatma Surya, Dandim 0703/Cilacap Letkol Inf. Andi Azis, serta Kapolresta Cilacap Kombes Pol Budi Adhy Buono.

Setelah itu, Presiden melanjutkan perjalanan menuju Kabupaten Banyumas menggunakan helikopter. Rombongan mendarat di GOR Satria, Banyumas, sebelum menuju sejumlah lokasi kunjungan kerja yang telah dijadwalkan.

Di Kabupaten Banyumas, Presiden Prabowo dijadwalkan meninjau Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) BLE. Kunjungan ini dilakukan guna melihat langsung sistem pengelolaan sampah terpadu yang dinilai berpotensi menjadi percontohan nasional dalam penanganan lingkungan berkelanjutan.

Pemerintah menilai pengelolaan sampah modern dan terintegrasi menjadi salah satu solusi utama dalam mengatasi persoalan lingkungan perkotaan, sekaligus mendorong ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah menjadi produk bernilai tambah.

Selain agenda lingkungan, kunjungan Presiden ke Jawa Tengah juga disebut akan mencakup peninjauan proyek hilirisasi yang menjadi bagian dari strategi pemerintah memperkuat industri nasional berbasis sumber daya dalam negeri.

Dalam kunjungan kerja ini, Presiden Prabowo didampingi sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, serta Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq.
Kehadiran para menteri tersebut menunjukkan fokus pemerintah terhadap isu lingkungan, ketahanan pangan, serta percepatan proyek strategis nasional di daerah.

Sebelum bertolak ke Jawa Tengah, Presiden Prabowo lebih dahulu mengunjungi korban kecelakaan tabrakan kereta api yang dirawat di RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid, Kota Bekasi. Presiden tiba sekitar pukul 08.39 WIB didampingi Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Di rumah sakit tersebut, Presiden meninjau langsung kondisi korban di poli bedah dan ruang perawatan Bougenville. Ia juga sempat berbincang dengan sejumlah pasien dan keluarga korban.

Presiden Prabowo menyampaikan duka cita mendalam atas korban jiwa dalam insiden tersebut.

Ia menegaskan pemerintah akan memastikan seluruh korban luka mendapatkan perawatan optimal hingga pulih.
Selain itu, pemerintah juga akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan perkeretaapian guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.

“Saya hari ini datang ke rumah sakit Bekasi. Tentunya kita semua prihatin, kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi, atas nama pemerintah. Kita segera akan mengadakan investigasi kejadiannya bagaimana. Secara garis besar memang kita perhatikan lintasan-lintasan kereta api ini banyak yang tidak dijaga. Kita segera akan atasi,” ujar Prabowo usai menjenguk korban.

Presiden juga memastikan negara hadir dalam penanganan insiden tersebut, baik melalui layanan medis, investigasi, maupun langkah pembenahan sistem transportasi nasional.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *