Saat Ujian Datang Berserah Kepada Allah jadi Pesen Utama Seminar Sahabat Hijrah

Berita53 Dilihat

DETIKSR. ID KARAWANG – Di tengah berbagai tantangan hidup yang dihadapi masyarakat, mulai dari tekanan ekonomi, persoalan keluarga, hingga beban pekerjaan, menjaga kesehatan mental dan spiritual menjadi hal yang tidak kalah penting. Berangkat dari semangat tersebut, Sahabat Hijrah Event menggelar seminar bertajuk “Pribadi Ditolong Allah”, sebuah kegiatan yang mengajak peserta untuk kembali menguatkan hubungan dengan Allah SWT sebagai sumber ketenangan dalam menghadapi setiap ujian kehidupan.

Seminar yang mendapat dukungan dari Yayasan Syamira Ar-Rasyid, Mikha Rentcar, Bening Project, Syamira Food Court, dan sejumlah mitra lainnya itu diikuti sekitar 100 peserta yang didominasi para ibu rumah tangga dan majelis taklim.

Manager Sahabat Hijrah Wisata, Dudi Khairudin, mengatakan kegiatan tersebut merupakan seminar kedua setelah sebelumnya mengangkat tema Menghilangkan Luka Tanpa Terluka. Tahun ini, panitia mengusung subtema “Bersyukur di Atas Ujian”.

“Kami ingin mengingatkan bahwa setiap orang pasti memiliki ujian hidup masing-masing. Ketika merasa tidak mampu menyelesaikannya sendiri, jangan lupa untuk kembali berserah kepada Allah SWT. Di situlah kita belajar bahwa pertolongan Allah selalu ada bagi hamba yang terus berikhtiar dan bertawakal,” ujarnya.

Menurut Dudi, seminar dikemas dengan pendekatan storytelling, sehingga materi lebih mudah dipahami dan dekat dengan pengalaman sehari-hari peserta. Berbagai teknik sederhana untuk membantu mengelola stres, menenangkan pikiran, hingga menguatkan mental juga diperkenalkan agar dapat dipraktikkan dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut Dudi, materi seminar disampaikan melalui pendekatan storytelling oleh narasumber Bunda Syamira, sehingga lebih mudah dipahami dan dekat dengan pengalaman peserta. Selain penyampaian materi, peserta juga diperkenalkan dengan berbagai teknik sederhana untuk membantu mengelola stres, menenangkan pikiran, dan memperkuat mental agar dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kami ingin peserta tidak hanya mendengar materi, tetapi juga bisa mempraktikkan cara-cara sederhana untuk mengelola emosi dan menemukan ketenangan batin,” katanya.

Suasana seminar sengaja dibuat tenang dan nyaman agar peserta lebih mudah mengenali, menerima, dan melepaskan beban emosional yang selama ini dipendam.

Dudi menambahkan, kegiatan serupa direncanakan akan digelar secara rutin. Bahkan pada 3–4 Oktober mendatang, Sahabat Hijrah Wisata akan membuka Kelas Eksekutif dengan jumlah peserta terbatas, yang akan membahas penguatan mental dan fisik secara lebih mendalam melalui sesi teori maupun praktik.

Bagi masyarakat Karawang yang ingin mengikuti seminar berikutnya, informasi pendaftaran dapat diperoleh melalui media sosial Sahabat Hijrah Wisata di Instagram, TikTok, Facebook, maupun kanal WhatsApp. Informasi juga tersedia melalui akun media sosial Yayasan Syamira Ar-Rasyid.

Melalui kegiatan ini, panitia berharap semakin banyak masyarakat yang menyadari bahwa menjaga kesehatan mental dapat berjalan seiring dengan penguatan spiritual. Ketika ikhtiar dipadukan dengan doa, rasa syukur, dan tawakal kepada Allah SWT, setiap ujian kehidupan diharapkan dapat dihadapi dengan hati yang lebih tenang dan penuh harapan.
“Tak semua masalah bisa hilang seketika, tetapi hati yang dekat dengan Allah akan lebih kuat untuk menghadapinya.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *