Undangan Kaisar Naruhito, Presiden Prabowo Lakukan Lawatan Resmi Untuk Pererat Hubungan Kerja Sama Strategis Indonesia–Jepang

Nasional185 Dilihat

DetikSR.id Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto melakukan kunjungan resmi ke Jepang atas undangan langsung dari Kaisar Naruhito. Kunjungan kenegaraan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan bilateral kedua negara, terutama dalam bidang perdagangan, teknologi, pendidikan, serta kerja sama lingkungan dan kehutanan.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyampaikan bahwa kunjungan Presiden Prabowo merupakan bagian dari agenda diplomasi strategis untuk mempererat hubungan persahabatan yang telah lama terjalin antara Indonesia dan Jepang.
“Ya, kunjungan Presiden ke Jepang ini dalam rangka memenuhi undangan dari Kaisar Naruhito. Tentunya akan ada pertemuan dengan Kaisar dan dilanjutkan dengan pertemuan bersama Perdana Menteri Jepang,” ujar Prasetyo Hadi kepada wartawan, Minggu (29/3/2026).

Dalam agenda resmi tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan state call atau kunjungan kenegaraan kepada Kaisar Naruhito di Imperial Palace. Selain itu, ia juga akan mengadakan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi di Akasaka Palace.

Prasetyo menegaskan bahwa pertemuan tersebut akan membahas sejumlah isu strategis yang menjadi fokus kerja sama kedua negara. Di antaranya adalah peningkatan perdagangan bilateral, penguatan kerja sama teknologi, serta pengembangan sektor pendidikan.
“Pertemuan ini tentu untuk memperkuat kerja sama persahabatan kedua negara. Presiden akan banyak membicarakan hal-hal strategis yang selama ini menjadi kekuatan hubungan Indonesia dan Jepang,” tambahnya.

Selain itu, isu lingkungan juga menjadi salah satu topik penting dalam pembahasan. Kedua negara akan menjajaki peluang kerja sama di bidang kehutanan dan pelestarian lingkungan, sejalan dengan komitmen global terhadap pembangunan berkelanjutan.
Kunjungan ini juga mencerminkan posisi strategis Jepang sebagai salah satu mitra utama Indonesia di kawasan Asia.

Selama ini, Jepang dikenal sebagai investor besar dalam berbagai proyek infrastruktur, industri, dan energi di Indonesia.
Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas bertolak dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma pada Minggu pagi.

Keberangkatan Presiden dilepas oleh sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Mensesneg Prasetyo Hadi, Panglima TNI Agus Subiyanto, serta Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Dalam kunjungan ini, Presiden turut didampingi oleh sejumlah menteri Kabinet Indonesia Maju, di antaranya Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa kunjungan ini memiliki sejumlah agenda penting yang mencerminkan eratnya hubungan kedua negara.
“Salah satunya adalah Presiden Prabowo akan melakukan state call kepada Kaisar Jepang Naruhito, yang menjadi simbol penting hubungan diplomatik kedua negara,” ujar Teddy.

Kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang diharapkan dapat menghasilkan sejumlah kesepakatan konkret yang tidak hanya memperkuat hubungan bilateral, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembangunan ekonomi nasional, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penguatan posisi Indonesia di kancah global.

Dengan hubungan yang telah terjalin selama puluhan tahun, Indonesia dan Jepang dipandang memiliki potensi besar untuk terus meningkatkan kerja sama di berbagai sektor strategis, terutama di tengah dinamika global yang semakin kompleks.

Ervinna

Posting Terkait

Jangan Lewatkan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *